Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 7 Agustus 2026
Penyebab Ledakan Kompor Mayat di Gianyar Diungkap Polda Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali mengungkap penyebab ledakan dan kebakaran tabung minyak kompor pembakaran mayat saat upacara ngaben massal di kuburan Desa Selat, Belega, Gianyar, Bali pada Jumat (19/8/2022).
Setelah dilakukan pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), penyebabnya diektahui karena kebocoran pada selang kompor.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bali Kombes Pol. Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan bahwa asal mula ledakan dan kebakaran berasal dari dalam tabung minyak kompor yang terlempar sejauh 32 meter.
Lontaran itu terjadi dari arah utara lokasi awal tabung dengan kondisi alas tabung terlepas.
"Bahan bakar yang keluar dari selang yang bocor tersebut tersambar oleh api pembakaran petulangan/jenazah, kemudian merambat ke dalam tabung minyak (campuran solar dan pertalite) sehingga terjadi ledakan disertai kebakaran," jelas Satake Bayu.
Adapun beredar bukti yang diambil di sekitar lokasi ledakan dan api pertama kebakaran berupa swab tabung minyak kompor dan selang kompor telah diperiksa lebih lanjut di Laboratorium Forensik Polda Bali.
Tim Laboratorium Forensik Polda Bali pada hari Senin (22/8) melakukan penyelidikan tersebut dengan melibatkan tim olah TKP Bidang Laboratorium Forensik Polda Bali didampingi oleh Kanit Reskrim dan lima orang anggota Unit Reskrim Polsek Blahbatuh, Kepolisian Resor Gianyar.
Dari hasil pemeriksaan, kata dia, tim Labfor mengungkapkan pada saat terjadi ledakan dan kebakaran, kompor dalam posisi hidup dan sedang melakukan pembakaran petulangan/jenazah.
Adapun barang bukti yang ditemukan dan diambil di sekitar lokasi ledakan dan api pertama kebakaran, kata dia, berupa tabung minyak kompor dan selang kompor.
Sementara itu, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Ngoerah (sebelumnya RSUP Sanglah) telah mengonfirmasi ada dua korban ledakan kompor saat ngaben (kremasi) massal di Blahbatuh, Gianyar, Bali, yang meninggal dunia pada Sabtu (20/8) malam dan Minggu pagi
Hingga kini, empat korban ledakan tabung minyak saat Ngaben (Kremasi) di Blahbatuh, Giayar tersebut masih dirawat intensif di RS Prof. Ngoerah Denpasar, Bali. (sumber: Suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4248 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1447 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 944 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 877 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 768 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun