Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
KPK Sita Uang Dolar dari Rumah Rektor Unila
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sejumlah uang pecahan rupiah dan asing saat menggeledah rumah mewah Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani di Lampung.
Uang pecahan rupiah, dolar Singapura, dan Euro itu masih dalam proses penghitungan oleh tim penyidik KPK.
"Sejumlah uang dengan pecahan rupiah maupun pecahan mata uang asing, Singapura dan Euro," ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri melalui pesan tertulis, Kamis (25/8).
Barang bukti itu juga ditemukan penyidik KPK saat menggeledah kediaman sejumlah pihak yang diduga terkait dengan kasus dugaan suap penerimaan calon mahasiswa baru pada Unila tahun 2022.
"Tim penyidik nantinya akan menganalisis dan menyita bukti-bukti tersebut untuk kemudian dimasukkan dalam berkas perkara para tersangka," kata Ali.
Baca juga:
Begini Cara Hitung Pajak UMKM Versi Terbaru
Sebelumnya, tim penyidik KPK juga telah menggeledah Kantor Rektorat Unila dan beberapa fakultas di kampus tersebut. KPK menemukan dan menyita dokumen terkait penerimaan mahasiswa baru (PMB) dan bukti elektronik.
KPK sejauh ini telah memproses hukum empat tersangka yang terjerat dalam kasus dugaan suap terkait penerimaan calon mahasiswa baru pada Unila tahun 2022. Mereka ialah Rektor Unila periode 2020-2024 Karomani, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila Heryandi, Ketua Senat Unila Muhammad Basri, dan pihak swasta bernama Andi Desfiandi.
Seluruh tersangka sudah ditahan tim penyidik KPK di Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK selama 20 hari pertama terhitung sejak 20 Agustus 2022.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4310 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1461 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 956 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 888 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 782 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun