Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Dibongkar Pesulap Merah, Mbak Rara Akui Cek BMKG
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Rara Istiati Wulandari alias Mbak Rara Pawang Hujan buka suara usai triknya dibongkar Pesulap Merah. Terkait ini dia menyikapi dengan santai.
"Nggak apa-apa karena Pesulap Merah tidak menyebutkan nama," kata Rara di program Diary The Onsu yang tayang baru-baru ini.
Tidak membantah, Rara membenarkan kerap mengecek ramalan BMKG terkait cuaca.
"Rara memang mengecek BMKG," sambungnya.
Bahkan dia memiliki grup chat yang berisi para pawang hujan. Mereka kerap membagikan ramalan cuaca BMKG.
"Jadi Rara sudah punya grup Pawang Hujan. Tapi saya meminta hayo doa," terang Rara.
Namun begitu, saat ditanya apakah mayoritas pawang hujan memilih menolak job ketika musim hujan, Rara punya jawaban sendiri.
"Saya belum mengenal seperti itu. Karena pawang hujan yang saya tahu itu rata-rata yang saya kenal pemberani semua," ungkapnya.
Seperti diketahui, Pesulap Merah membahas soal pawang hujan saat berbincang dengan Arie Untung. Eksistensi pawang hujan diketahui sempat naik karena penampilan Rara di pagelaran MotoGP pada Maret 2020.
"Pawang hujan itu kan sebenarnya 50:50 kan. 50 persen berhasil, 50 persen gagal," ujar Pesulap Merah seperti yang dibagikan ulang di Instagram @bundsthetic pada Minggu (7/8/2022).
Lebih lanjut, Pesulap Merah menyebut sangat mudah menjadi pawang hujan di jaman sekarang. Menurutnya, pawang hujan juga melihat ramalan cuaca di Google.
"Sebenernya untuk jadi pawang hujan di zaman sekarang gampang. Sekarang Bang Arie nih, tanggal berapa butuh penghujan? Tanggal 10 nih. 'Oh iya bentar ya, saya cek jadwal dulu'," terang Pesulap Merah.
"Sebenernya nggak ngecek jadwal. Buka Google, ramalan cuaca tanggal 10. Kalau hujan bilang aja 'Oh saya sudah ada jadwal'. Kalo nggak hujan, berarti ada kesempatan nggak hujan," imbuhnya lagi.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2275 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan