Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
India Akan Ganti Lambang Angkatan Laut
BERITABALI.COM, DUNIA.
India bakal mengganti lambang di bendera angkatan laut mereka. Penggantian lambang itu dilakukan untuk menghapus simbol kolonial Inggris.
Perdana Menteri India Narendra Modi dikabarkan akan memamerkan lambang bendera baru angkatan laut pada Jumat (2/9), kala India merayakan debut resmi kapal induk buatan dalam negeri, INS Vikrant.
"Dalam acara tersebut, PM [Modi] bakal menunjukkan bendera baru angkatan laut, memutus jejak kolonial di masa lampau dan menyesuaikan warisan lautan India yang kaya," demikian pernyataan kantor Modi.
Sebagaimana diberitakan South China Morning Post, desain bendera angkatan laut India yang lama memuat lambang salib dari Saint George dan bendera nasional Inggris.
Salib Saint George merupakan lambang AL India sejak 1928. Lambang ini sempat diganti pemerintah nasionalis Hindu pada 2001 sampai 2004 dengan mahkota angkatan laut India yang berwarna biru.
Meski begitu, lambang salib tersebut kembali digunakan setelah beberapa anggota melaporkan mahkota tersebut tidak mudah dilihat karena tertutup warna langit dan laut.
Simbol AL terbaru ini bakal dipamerkan ketika India merilis INS Vikrant pada Jumat mendatang. Kapal itu bakal dikerahkan untuk misi resmi, berdampingan dengan kapal induk kecil yang dibeli dari Rusia.
Pemerintah Modi tengah berupaya menghentikan ketergantungan India atas pembelian senjata asing, pun berencana membangun industri perangkat keras pertahanan domestik.
Dari segi geopolitik, India tengah mewaspadai ancaman China di Samudra Hindia, terlihat dari kekhawatiran mereka ketika Sri Lanka mengizinkan kapal riset Negeri Tirai Bambu berlabuh. India menganggap kapal China itu bisa melakukan tindak spionase.
India sendiri merupakan anggota aliansi Quad bersama Amerika Serikat, Jepang, dan Australia. Aliansi pertahanan itu bertujuan untuk menangkal pengaruh China di Indo-Pasifik.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4411 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1893 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1507 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 995 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 927 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun