Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Agustus 2022, Denpasar Deflasi 0,04 Persen
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bulan Agustus 2022, indeks harga konsumen (IHK) gabungan dua kota di Provinsi Bali (Kota Denpasar dan Kota Singaraja) tercatat deflasi sedalam 0,23 persen. Kota Denpasar deflasi sedalam 0,04 persen dan Kota Singaraja deflasi sedalam 1,48 persen.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Bali Hanif Yahya mengatakan pada bulan Agustus 2022 IHK Gabungan Kota Denpasar dan Kota Singaraja tercatat mengalami deflasi sedalam 0,23 persen yang ditunjukkan dengan penurunan Indeks Harga Konsumen (tahun dasar 2018=100) dari 112,11 pada Juli 2022 menjadi 111,85 pada Agustus 2022.
Sementara itu, tingkat inflasi tahun kalender (year to date/ytd) Agustus 2022 sebesar 4,89 persen. Tingkat inflasi tahun ke tahun (Agustus 2022 terhadap Agustus 2021 atau YoY) tercatat setinggi 6,38 persen.
Deflasi terjadi karena penurunan harga barang/jasa konsumsi masyarakat yang ditunjukkan oleh turunnya IHK pada empat kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok I (makanan, minuman dan tembakau) sedalam 2,15 persen; kelompok VI (transportasi) sedalam 1,32 persen; kelompok V (kesehatan) sedalam 0,06 persen; dan kelompok VII (informasi, komunikasi, dan jasa keuangan) sedalam 0,03 persen.
Sementara itu tujuh kelompok lainnya tercatat inflasi, yaitu kelompok IV (perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga) setinggi 2,48 persen; kelompok III (perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga) setinggi 1,34 persen; kelompok X (penyediaan makanan dan minuman/restoran) setinggi 0,47 persen.
Kelompok VIII (rekreasi, olahraga, dan budaya) setinggi 0,46 persen; kelompok IX (pendidikan) setinggi 0,42 persen; kelompok XI (perawatan pribadi dan jasa lainnya) setinggi 0,33 persen; dan kelompok II (pakaian dan alas kaki) setinggi 0,29 persen.?Dari 90 kota IHK, 79 kota tercatat mengalami deflasi dan 11 kota mengalami inflasi. Deflasi terdalam tercatat di Kota Tanjung Pandan (Bangka Belitung) sedalam 1,65 persen.
Sementara deflasi terdangkal tercatat di Kota Kediri (Jawa Timur) dan Kota Depok (Jawa Barat) masing-masing sedalam 0,01 persen. Inflasi tertinggi tercatat di Kota Ambon (Maluku) setinggi 0,82 persen, sementara inflasi terendah tercatat di Kota Bekasi (Jawa Barat) setinggi 0,12 persen.
Jika diurutkan dari deflasi terdalam, maka Kota Singaraja menempati urutan ke-3 dan Kota Denpasar menempati urutan ke-74 dari 79 kota yang mengalami deflasi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4415 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1919 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1508 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 997 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 929 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun