Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Gempa China, Panda Raksasa Berhasil Menyelamatkan Diri
BERITABALI.COM, DUNIA.
Gempa bermagnitudo 6,8 mengguncang Provinsi Sichuan, China pada Senin (5/9/2022) pada pukul 12.52 waktu setempat. Seekor induk panda raksasa bersama dua anaknya berhasil menyelamatkan diri dengan meninggalkan kandangnya saat gempa.
Video yang beredar luas di media sosial China memperluhatkan induk panda di pusat penangkaran di Chengdu, Provinsi Sichuan tergesa-gesa meninggalkan kandang saat gempa.
Dua ekor anaknya langsung keluar dari kandang menuju area terbuka mengikuti langkah sang induk. Pusat gempa tersebut berada di dekat penangkaran terbesar panda di China, di Kabupaten Luding yang berjarak sekitar 226 kilometer dari Chengdu.
Pihak Pusat Konservasi dan Penelitian Panda Raksasa yang bermarkas di Chengdu menyatakan bahwa semua panda raksasa dan staf lembaga tersebut berada dalam keadaan selamat dan aman dari gempa.
Sementara itu, jumlah korban tewas akibat gempa tersebut terus bertambah. Jumlah korban tewas hingga Selasa sore telah mencapai 66 orang.
Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah mengingat sampai saat ini jumlah warga yang belum ditemukan tercatat 15 orang dan 253 lainnya mengalami luka-luka. Sekitar 200 orang masih terjebak di objek wisata alam Hailuogou.
Baca juga:
Gempa Magnitudo 6,8 Guncang Sichuan China
Sekitar 11.250 orang telah berhasil dievakuasi dari lokasi terdampak bencana ke tempat yang aman pada Selasa siang. [ANTARA]
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2947 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2016 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun