Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Keluhan Soal Visa dan KITAS, Jokowi Buka Suara
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo mengumpulkan menterinya untuk membahas soal kebijakan visa on arrival dan Kartu Izin Tinggal Terbatas atau KITAS. Ia mengaku malu lantaran sering menerima keluhan terkait ruwetnya warga negara asing (WNA) ketika mengurus visa on arrival maupun KITAS di pihak imigrasi Indonesia.
"Saya terus terang dapat suara-suara seperti itu malu juga," kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (9/9/2022).
Jokowi kemudian mencontohkan negara-negara maju yang tidak menyulitkan WNA saat masuk ke negaranya. Negara-negara maju cenderung akan memudahkan para WNA yang mengurus baik visa on arrival maupun KITAS apalagi kalau memiliki nilai investasi yang tinggi.
"Dia membuka lapangan kerja berapa ribu orang sih atau memberikan kontribusi terhadap ekonomi kita berapa sih. Prioritasnya mesti ke sana atau meningkatkan ekspor berapa sih," ujarnya.
Usai rapat, Jokowi mau ada perubahan kinerja imigrasi terutama dalam pengurusan visa on arrival dan KITAS. Bahkan ia tidak segan meminta menteri terkait untuk mencopot dirjen yang tidak becus bekerja.
"Ubah ini, ganti itu kalau ternyata enggak punya kemampuan untuk reform ganti dari mulai dirjennya sampai bawah ganti. Akan berubah, kalau enggak, enggak akan berubah," tegasnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 6673 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5611 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3515 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2372 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan