Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Naikkan Harga BBM saat Minyak Dunia Murah, Ini Kata Sri Mulyani
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjawab isu terkait alasan pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) ditengah menurunya harga minyak mentah dunia. Sejujurnya kata Sri Mulyani, dirinya tak bisa memprediksi secara pasti pergerakan harga minyak dunia kedepan, apakah akan turun atau mengalami kenaikan.
Itulah sebabnya kenapa pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga BBM ditengah harga minyak dunia sedang turun seperti saat ini.
"Sekarang kita melihat harga minyak sedikit menurun, tetapi kami tidak yakin kapan ini akan naik atau apakah akan turun dan terus turun lagi," kata Sri Mulyani dalam acara Bloomberg Recovery and Resilience secara virtual, Senin (12/9/2022).
Apalagi kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia, kondisi anggaran subsidi dan kompensasi terus mengalami lonjakan yang cukup hebat akibat melambungnya harga minyak global.
"Saya pikir langkah-langkah yang telah kami ambil untuk menyesuaikan harga minyak minggu lalu akan cukup untuk setidaknya mengamankan anggaran,” kata Sri Mulyani.
Meski demikian pengurangan subsidi ini dikompensasi pemerintah kepada sektor anggaran perlindungan sosial yang ditambah untuk menjaga daya beli masyarakat.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4466 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2256 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1566 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1014 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 950 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun