Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Laporan Tidak Terbukti, Ketua MDA Bali Lapor Balik ke Polda
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Laporan dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial ke Ditreskrimsus Polda Bali yang dilaporkan I Made Bandem Dananjaya kepada Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet, berbuntut panjang.
Karena laporan tidak terbukti dan sudah dihentikan, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet atau I Dewa Gede Ngurah Swastha melaporkan balik I Made Bandem Dananjaya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Bali, pada Rabu 14 September 2022.
Laporan balik ini tertuang dalam nomor STLLP/549/IX/2022/SPKT/POLDA BALI terkait dugaan pencemaran nama baik lewat media sosial.
Ida Penglingsir Putra Sukahet datang ke SPKT Polda Bali didampingi kuasa hukumnya, Brigjen Pol (Purn) I Gede Alit Widana. Usai melapor, Ali Widana menjelaskan bahwa pihaknya melaporkan balik Baden Dananjaya karena laporan mereka tidak terbukti dan dihentikan penyelidikannya oleh Ditreskrimsus Polda Bali.
"Kami melaporkan balik Bandem Dananjaya dalam kasus pencemaran nama baik melalui media sosial. Apa yàng dilaporkanya terhadap Ida Penglingsir tidak terbukti. Sebenarnya adalah kewajiban dari Ida Penglingsir dalam rangka memerangi ideologi transnasional dalam rangka mengajegkan Hindu dresta Bali," ungkap mantan Wakapolda Bali ini.
Diterangkannya, pihaknya membuat laporan ke SPKT Polda Bali lengkap dengan membawa bukti-bukti. Berupa surat penerimaan laporan, SP2HP penghentian penyelidikan, kartu pengenal pelapor. Ada dua saksi yang turut dihadirkan dalam laporan terbaru tersebut.
Dijelaskan Alit Widana, Bandem Danandaja melaporkan Ida Penglingsir dalam kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial. Menurùtnya laporan tersebut tidaklah tepat karena Ida Penglingsir sendiri tidak punya akun medsos.
Sehingga laporan itu ditolak penyidik Ditreskrimsus Polda Bali karena dinyatakan tidak memenuhi unsur tindak pidana. "Saya berharap laporan kami ini ditindaklanjuti sampai ke tingkat peradilan," pintanya.
Sementara itu, kuasa hukum Bandem Dananjaya yakni Putu Wirata Dwikora yang dihubungi awak media, pada Rabu 14 September 2022 menanggapi santai laporan balik Ida Penglingsir kepada klienya. "Itu hak mereka untuk membuat laporan," tuturnya.
Dikatakanya, laporan terhadap IDGNS belum sepenuhnya dihentikan penyelidikannya oleh Polda Bali. Sebab dari laporan klienya ada 2 UU, yaitu UU KUHP dan UU ITE.
Baca juga:
Pasca Dilaporkan, Ketua DPRD Klungkung Lapor Balik Udiana Atas Kasus Pencemaran Nama Baik
Untuk pasal ITE sudah dihentikan karena tidak ada bukti terlapor mentransmisikan ceramahnya ke media sosial. Sedangkan terkait UU KUHP masih tahap penyelidikan.
"Belum sepenuhnya dihentikan. Penanganan kasusnya ada di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali. Yang kini sedang berjalan adalah pidana umumnya," terangnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4467 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2259 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1566 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1015 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 952 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun