Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Ketua BPPD Lombok Tengah Jadi Tersangka Penipuan Tiket MotoGP
BERITABALI.COM, NTB.
Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Tengah, Ida Wahyuni, diperiksa Subdit II Ditreskrimum Polda NTB. Ida diperiksa atas laporan korban yang merasa ditipu memesan tiket MotoGP Mandalika pada Maret 2022 lalu.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda NTB, Kombes Pol Teddy Ristiawan mengatakan, Ida telah diamankan karena ada laporan korban.
“Yang bersangkutan kemarin malam (Selasa 13/9, malam-red) diamankan karena ada laporan masalah (dugaan) tipu-tipu tiket MotoGP Mandalika,” katanya Teddy Ristiawan, Rabu (14/9).
Kombes Pol Teddy mengatakan sudah dilakukan pemanggilan terhadap pelaku, namun pelaku tidak kooperatif sehingga polisi melakukan penangkapan di Lombok Tengah.
“Karena pelaku tidak memenuhi panggilan kepolisian, sehingga kita melakukan upaya penangkapan,” ujarnya.
Status Ida hingga kini menjadi tersangka namun belum dilakukan penahanan.
“Statusnya tersangka, namun kita kenakan wajib lapor,” ujarnya.
Kombes Pol Teddy mengatakan akan mengupayakan perdamaian antara Ida dan pelapornya. Jika perdamaian berhasil, maka dapat dikenai restorative justice. Namun sebaliknya, jika tidak ada perdamaian maka proses hukum tetap berjalan.
"Pelaku kita ancam pasal 378 KUHP diancam 4 tahun penjara," pungkas Teddy.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7907 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5636 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3533 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2389 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan