Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Sempat Ditanyakan, Musda KNPI Karangasem Akhirnya Ditunda
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kabar Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Karangasem rupanya tidak sekadar isu belaka. Belakangan diketahui Musda tersebut benar-benar sempat direncanakan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, awalnya Musda KNPI Karangasem direncanakan berlangsung pada hari ini, Sabtu (17/9/2022). Namun, entah apa penyebabnya, Musda itu akhirnya ditunda.
Penundaan tersebut diakui oleh Hazli Hadafi anggota KNPI Karangasem yang namanya tercantum sebagai sekretaris di dalam surat panitia pelaksana musyawarah daerah DPD KNPI Karangasem tertanggal 14 September 2022.
"Seharusnya hari ini, tapi ditunda sampai waktu yang belum ditentukan," ujarnya saat dihubungi pada Sabtu (17/9/2022).
Menurutnya keputusan penundaan tersebut turun kemarin, Jumat (16/9/2022). Ia juga mengakui memang sebelumnya sebagai sekretaris panitia pelaksana musda, hanya saja dengan adanya reschedule Musda serta ada informasi dari Provinsi terkait Caretaker yang sudah diganti sehingga menurutnya ia sudah tidak mempunyai jabatan apapun saat ini.
"Iya itu sebelumnya, tapi karena musda di-reschedule dan info dari KNPI Provinsi bahwa caretaker sudah diganti maka kami sudah tidak punya jabatan apapun saat ini," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4376 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1478 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1436 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 967 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 903 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun