Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Mendag Akui Harga Daging Kambing di Pasar Badung Mahal
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan mengunjungi Pasar Badung, Rabu (21/9/2022) pagi.
Kunjungan Mendag Zulkifli Hasan dilaksanakan di sela-sela kegiatannya mengikuti pertemuan Menteri Perdagangan, Investasi dan Industri Negara G20.
Tiba di Pasar Badung, Mendag langsung menyapa sejumlah pedagang yang menjual kebutuhan pokok seperti bawang, cabai, minyak goreng, daging sapi, kambing dan ayam.
Berinteraksi dengan para pedagang, Mendag menanyakan harga jual sejumlah kebutuhan pokok tersebut. Dari hasil pantauannya, ia menyimpulkan harga kebutuhan pokok pada pasar terbesar di Denpasar itu relatif stabil, bahkan cenderung lebih rendah dari harga di Pulau Jawa dan daerah lainnya.
Contohnya bawang merah berkualitas baik yang dijual dengan harga Rp.25 ribu, menurutnya di Jawa masih di kisaran Rp.30 ribu. Demikian pula harga cabai yang katanya lebih rendah dari Pulau Jawa dan daerah lain.
Hanya saja, Mendag mengakui bahwa jenis daging tertentu seperti kambing cukup mahal karena pemerintah masih menerapkan aturan ketat untuk mencegah meluasnya penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
“Masuknya kambing dari Jawa memang masih kita perketat, karena pemerintah ekstra hati-hati menyikapi PMK. Bali ini kan masih relatif aman, jangan sampai satwa dengan PMK masuk ke sini. Karena penularannya kan dengan berbagai cara, bisa dari satwanya langsung atau melalui kita. Jadi harus bersabar dulu,” ucapnya menanggapi keluhan seorang penjual daging kambing.
Kembali terkait stabilitas harga kebutuhan pokok di Pasar Badung, Mendag Zulkifli Hasan menyebut hal ini tak terlepas dari antisipasi yang dilakukan Pemprov Bali bersinergi dengan Kabupaten/Kota. Untuk itu, secara khusus ia mengapresiasi langkah-langkah yang ditempuh Pemprov dan Walikota Denpasar yang paham pasar sehingga cepat tanggap mengambil langkah untuk menstabilkan harga.
Ia sendiri, selalu menyempatkan diri berkunjung ke pasar-pasar di setiap daerah yang dikunjungi untuk memantau perkembangan harga bahan kebutuhan pokok.
“Dimana-mana, saya pasti mampir ke pasar agar bisa mengikuti perkembangan harga bahan pokok karena menyangkut hajat hidup masyarakat,” ucapnya.
Pada bagian lain, Mendag juga menyampaikan bahwa ketahanan pangan Indonesia saat ini masih terjaga dengan baik.
“Ketersediaan cukup, harga juga stabil,” ujarnya.
Untuk tetap menjaga ketahanan pangan, lanjutnya, pemerintah tengah menggodok pembentukan BUMN yang bertugas membeli hasil pertanian saat harga di pasaran anjlok. Dengan demikian, harga di petani akan tetap stabil dan mereka tetap bersemangat untuk bertani.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4641 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan