Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 15 Juli 2026
Resep Sup Pindang Kuning Serani dengan Bumbu Rempah Bali
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kuliner tradisional Desa Airkuning, Jembrana yang khas adalah Sup Pindang Kuning Serani. Biasanya sajian masakan yang melegenda dan diwarisi turun temurun ini disajikan saat acara pernikahan, sunatan hingga hajatan seperti petik laut.
Usai pulang dari melaut para nelayan pun tak jarang disuguhkan masakan ini oleh istrinya. Hasil tangkapan ikan nelayan, diolah cepat saji dengan bumbu tradisional Bali yang kaya akan aroma sedapnya.
Munawaroh, warga Banjar Anyar Desa Airkuning, Kecamatan Jembrana menuturkan sup pindang kuning khas Desa Airkuning ini menyajikan bahan rempah Bali. Adapun ikan yang digunakan mulai dari ikan tenggiri, ikan tongkol, ikan kenyar, ikan tompek dan ikan selungsung.
Jenis ikan inilah yang paling enak dimasak dengan sup pindang kuning serani. Sementara untuk bahan bumbu rempah Bali terdiri atas, lombok besar dan lombok kecil, kunyit, sere, bawang merah, asem badung, belimbing buluh, daun salam dan jeruk nipis untuk melumuri ikan agar tidak amis.
"Rempah ini kemudian digoreng lalu dimasukan ke dalam air yang mendidih dan juga jenis ikan tadi. Hingga kisaran 20 menit maka sup pindang kuning sudah siap disajikan saat kondisi hangat. Rasa rempah bali dan nikmatnya ikan seperti tenggiri justru menambah selera makan," ungkapnya.
Kuliner sup pindang kuning serani yang asli dari Desa Airkuning ini jauh lebih nikmat jika disandingkan dengan pepes, ikan bakar atau ikan digoreng dan juga sambal petis.
Masakan sup pindang kuning serani merupakan makanan khas tradisional turun temurun yang tetap dilestarikan, mudah dibuat, bahkan masakan favorit saat acara perkawinan, khitanan dan acara petik laut bagi nelayan di pesisir Desa Airkuning.
"Harga sup pindang kuning lengkap dibandrol Rp.30.000 sudah bisa menikmati berupa ikan goreng atau bakar dan pepes ikan tompek," tuturnya.
Sementara penikmat kuliner pesisir Hidayatullah Mukhtar (26) asal Banjar Airkuning, Desa Airkuning, Kecamatan Jembrana mengatakan kenikmatan khas sup pindang kuning serani, selain nikmat dan gurih, juga membuat kangen jika sudah lama tidak mencicipi. Seperti ingin kembali pulang menikmati kuliner asli kampung halaman.
"Usaha kuliner yang dikelola Pokdarwis Pudaksari Desa Yehkuning menyajikan kuliner ini. Adapun tata ruangnya diatur agar asri serte bernuansa Bali yang klasik. Selain warga lokal dari Jembrana, ada juga tamu asing yang juga menikmatinya," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3688 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1363 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1242 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1204 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1079 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun