Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 16 Oktober 2026
Resep Sup Pindang Kuning Serani dengan Bumbu Rempah Bali
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kuliner tradisional Desa Airkuning, Jembrana yang khas adalah Sup Pindang Kuning Serani. Biasanya sajian masakan yang melegenda dan diwarisi turun temurun ini disajikan saat acara pernikahan, sunatan hingga hajatan seperti petik laut.
Usai pulang dari melaut para nelayan pun tak jarang disuguhkan masakan ini oleh istrinya. Hasil tangkapan ikan nelayan, diolah cepat saji dengan bumbu tradisional Bali yang kaya akan aroma sedapnya.
Munawaroh, warga Banjar Anyar Desa Airkuning, Kecamatan Jembrana menuturkan sup pindang kuning khas Desa Airkuning ini menyajikan bahan rempah Bali. Adapun ikan yang digunakan mulai dari ikan tenggiri, ikan tongkol, ikan kenyar, ikan tompek dan ikan selungsung.
Jenis ikan inilah yang paling enak dimasak dengan sup pindang kuning serani. Sementara untuk bahan bumbu rempah Bali terdiri atas, lombok besar dan lombok kecil, kunyit, sere, bawang merah, asem badung, belimbing buluh, daun salam dan jeruk nipis untuk melumuri ikan agar tidak amis.
"Rempah ini kemudian digoreng lalu dimasukan ke dalam air yang mendidih dan juga jenis ikan tadi. Hingga kisaran 20 menit maka sup pindang kuning sudah siap disajikan saat kondisi hangat. Rasa rempah bali dan nikmatnya ikan seperti tenggiri justru menambah selera makan," ungkapnya.
Kuliner sup pindang kuning serani yang asli dari Desa Airkuning ini jauh lebih nikmat jika disandingkan dengan pepes, ikan bakar atau ikan digoreng dan juga sambal petis.
Masakan sup pindang kuning serani merupakan makanan khas tradisional turun temurun yang tetap dilestarikan, mudah dibuat, bahkan masakan favorit saat acara perkawinan, khitanan dan acara petik laut bagi nelayan di pesisir Desa Airkuning.
"Harga sup pindang kuning lengkap dibandrol Rp.30.000 sudah bisa menikmati berupa ikan goreng atau bakar dan pepes ikan tompek," tuturnya.
Sementara penikmat kuliner pesisir Hidayatullah Mukhtar (26) asal Banjar Airkuning, Desa Airkuning, Kecamatan Jembrana mengatakan kenikmatan khas sup pindang kuning serani, selain nikmat dan gurih, juga membuat kangen jika sudah lama tidak mencicipi. Seperti ingin kembali pulang menikmati kuliner asli kampung halaman.
"Usaha kuliner yang dikelola Pokdarwis Pudaksari Desa Yehkuning menyajikan kuliner ini. Adapun tata ruangnya diatur agar asri serte bernuansa Bali yang klasik. Selain warga lokal dari Jembrana, ada juga tamu asing yang juga menikmatinya," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4397 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2056 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1931 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1585 Kali
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1427 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan