Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Panglima Bakal Sanksi Pidana Prajurit TNI Represif di Kanjuruhan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyatakan para personel TNI bertindak represif terhadap suporter di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, bakal diproses secara hukum pidana. Menurutnya, tindakan kekerasan oleh anggota TNI kepada warga sipil merupakan hal yang berlebihan.
"Jadi kita tidak akan mengarah pada disiplin, tidak. Tetapi pidana, karena memang itu sudah sangat berlebihan," ujar Andika di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (3/9).
Andika mengatakan TNI telah melakukan investigasi dan upaya hukum terkait tragedi ini. Ia menegaskan tindakan represif yang dilakukan personelnya sudah di luar kewenangan prajurit TNI.
Ia turut meminta bantuan masyarakat mengirim berbagai video lain terkait tragedi Kanjuruhan. Dengan tambahan barang bukti, Andika berharap investigasi aksi represif prajurit TNI dapat terbuka dan ada titik terang.
"Karena memang tidak boleh terjadi lagi dan bukan tugas mereka untuk melakukan yang terlihat di video itu," tambahnya.
Andika pun menilai prajurit yang melakukan tindak represif tak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) pengamanan. Baginya, tindak kekerasan yang dilakukan bukan dalam rangka mempertahankan diri, melainkan menyerang suporter.
"Yang terlihat viral kemarin itu bukan dalam rangka mempertahankan diri. Itu termasuk bagi saya masuk ke tindak pidana. Karena orang lagi mungkin enggak berhadapan dengan prajurit, tapi diserang," kata dia.
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, terjadi usai kekalahan 2-3 Arema FC versus Persebaya, Sabtu (1/10) malam.
Suporter Arema memasuki lapangan karena tak terima dengan hasil pertandingan yang memenangkan Persebaya. Insiden itu direspons polisi dengan menghadang dan menembakkan gas air mata, sehingga menyebabkan penonton berlarian, sesak napas, dan terinjak-injak.
Belakangan di media sosial pun beredar video yang merekam anggota TNI melakukan aksi represif kepada suporter yang ada di lapangan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4655 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2625 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2280 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan