Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Rebound, IHSG Selasa Dibuka Melesat ke Level 7.044
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pembukaan pra perdagangan pagi ini berhasil rebound ke zona hijau, adapun indeks naik ke level 7.044.
Mengutip data RTI, Selasa (4/10/2022) IHSG dibuka bertambah 35 basis poin atau menguat 0,50 persen ke level 7.044 dibandingkan pada penutupan perdagangan kemarin yang tutup melemah dilevel 7.009.
Setelah dibuka tepat pukul 09:04 WIB, laju IHSG terus merangkak naik hingga posisi 7.171 atau telah mengalami penguatan sebesar 0,88 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka melemah, pada awal perdagangan indeks ini turun 1,0 basis poin atau terdepresiasi sebesar 0,11 persen ke level 1.019.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 476 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp329 miliar dengan volume transaksi mencapai 23 ribu kali.
Sebanyak 251 saham menguat, 49 saham melemah dan 181 saham belum ditransaksikan.
CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan laju IHSG dalam jangka panjang indeks masih berpotensi menguat ditopang rilis data inflasi yang masih stabil meskipun naik.
"Sehingga dapat turut memberikan sentimen positif terhadap pergerakan IHSG dalam rentang jangka panjang," kata William dalam analisanya.
Dirinya memperkirakan indeks saham akan bergerak dalam rentang support 6.872 dan resistance 7.236.
Untuk saham pilihan, ia merekomendasikan BBNI, BBCA, BBRI, TLKM, GGRM, UNVR, HMSP, ASRI, dan PWON.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4506 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2321 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1962 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1591 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun