Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Fadli Zon Bela Mamat Alkatiri usai Dilaporkan Brigitta Lasut
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon menyatakan bahwa kritik yang disampaikan oleh komika Mamat Alkatiri masih dalam batas wajar.
Meskipun Mamat beberapa kali menggunakan kata kasar, menurutnya, hal tersebut merupakan sebuah bumbu komedi.
Pernyataan itu disampaikan Fadli merespons langkah anggota DPR dari Fraksi Partai NasDem Hillary Brigitta Lasut melaporkan komika Mamat Alkatiri ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik.
Fadli mengaku bahwa dirinya ikut menjadi pembicara dalam acara yang menghadirkan Brigitta dan Mamat. Bahkan, menurutnya, dirinya juga sempat kena roasting seperti Brigitta.
"Sy ikut sbg pembicara pd diskusi itu. Setelah selesai ikut di-roasting oleh Mamat Alkatiri. Menurut sy wajar kritik2nya, memang sesekali ada kata kasar. Tp itulah "bumbu" komedi," cuit Fadli lewat akun Twitter miliknya, @fadlizon, Selasa (4/10).
Fadli menambahkan, dirinya terhibur dan terpingkal-pingkal dengan kritik yang disampaikan Mamat dalam bentuk komedi.
Sebelumnya, Brigitta melaporkan Mamat ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik. Alasan Brigitta bukan karena takut disebut antikritik tetapi untuk menegakkan hukum bagi dirinya sendiri.
Pernyataan tersebut disampaikan Brigitta di caption unggahan di media sosial Instagram miliknya.
"Untuk apa mahasiswa hukum belajar hukum kalau tidak mampu menegakkan hukum. Saya sudah berjuang belajar sampai S3 hukum, kalau hanya karena rasa tidak enak atau takut dibilang antikritik lalu saya tidak menegakkan hukum untuk diri saya sendiri, maka saya tidak pantas dibilang mahasiswa hukum," tulis Brigitta Lasut, dikutip Selasa (4/10).
Brigitta menyayangkan penggunaan kata kasar dalam materi roasting Mamat. Menurut Brigitta, penggunaan kata kasar tidak pas untuk digunakan sebagai kritik. Penggunaan kata kasar, kata dia, lebih tepat masuk kategori bully atau pelecehan verbal. (Sumber: CNN Indonesia)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2287 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan