Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
iPhone 14 Plus Dianggap Kurang Laris
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Apple baru saja meluncurkan jajaran iPhone 14 beberapa bulan lalu. Tapi model iPhone 14 Plus dianggap kurang diminati para konsumen.
Laporan dari DigiTimes mengklaim kalau penjualan iPhone 14 dan iPhone 14 Plus jauh dari lebih rendah, ketimbang antusias pelanggan ke iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max.
Sumber mengatakan, meskipun ada perbedaan dalam kinerja penjualan antara model iPhone Pro dan non-Pro tahun ini. Total pengiriman seri iPhone 14 kemungkinan bakal hampir sama dengan jajaran iPhone 13 di Semester II 2021.
Jika penjualan iPhone 14 dan iPhone 14 Plus tetap stagnan, maka Apple bisa memangkas pemesanan suku cadang untuk memproduksi perangkat tersebut di pertengahan Oktober, seperti dilansir dari BGR, Senin (17/10/2022).
Apabila Apple memangkas pesanan lebih tinggi, maka pengiriman seri iPhone 14 bakal lebih rendah dibanding seri iPhone 13, terutama dibandingkan dalam periode yang sama.
Baca juga:
Bill Gates Sebut Tato Bakal Gantikan HP
Sementara itu, iPhone 14 Plus adalah model paling terakhir yang dijual Apple ke publik ketimbang model lain. Berbeda dari iPhone 14 biasa, perbedaan paling mencolok di model ini adalah layarnya yang lebih besar dengan 6,7 inci.
Fitur lainnya di iPhone 14 yakni dual kamera yang ditingkatkan dari iPhone 13, fitur deteksi kecelakaan, panggilan darurat lewat satelit, chipset A15 Bionic, dan kapasitas baterai lebih besar.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3879 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2454 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2012 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1939 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun