Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 3 Juli 2026
Pentas 39 Topeng Libatkan Ratusan Seniman Hingga Binaragawan Ade Rai
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sukmawati Soekarno Putri bersama Bagas Karayana, seorang seniman muda berbakat, mahasiswa lulusan Institus Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Bali, Jurusan Seni Tari dan Fakultas Seni Pertunjukan akan menggelar Pergelaran Topeng - Topeng 2022 di Ardha Candra, Art Centre, Denpasar, 18 November 2022 mendatang.
Pementasan ini dalam upaya mempromosikan dan menjaga seni budaya Indonesia, terutama seni tari topeng Bali ke masyarakat Indonesia dan Internasional.
Pergelaran Topeng - Topeng nantinya akan menampilkan 39 topeng dari beberapa daerah termasuk Bali dengan melibatkan kurang lebih ratusan orang seniman tabuh maupun topeng dari beberapa sanggar.
Menurut, Sutradara Topeng - Topeng, Sukmawati Sukarno Putri, semua topeng Bali yang nantinya akan ditampilkan merupakan kreasi bernuansa baru bukan tradisional.
"Memperbaharui, bukan tradisional. Jadi, dapat dikatakan merupakan karya cipta yang baru," jelasnya, Senin (31/10) di Sanur, Denpasar.
Adapun cerita yang diusung dalam pagelaran Topeng-topeng nantinya yaitu, "Tri Hita Karana" dengan durasi pementasan selama dua jam.
Sementara Sang Koreografer, Bagas Karayana menyampaikan nantinya akan ada 39 buah topeng dengan melibatkan seratus seniman baik tabuh dan penari dalam pagelaran tersebut.
"Ada seratus seniman nantinya untuk Seniman topeng diisi oleh sanggar Kakul Mas dan ditabuh oleh Genggong Kutus," paparnya.
Baca juga:
Menyimak Sosok Samar di Karya Seni Made Kaek
Selain itu, pentas seni ini juga akan melibatkan juga beberapa sanggar lainnya seperti Pancar Langit, Pura Barong, Barongsai Singa Emas, Balawan serta Ade Rai.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1042 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 292 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun