Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Penembakan Pesta Halloween, 14 Orang Luka
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sedikitnya 14 orang termasuk tiga anak-anak mengalami luka akibat penembakan saat perayaan malam Halloween di Chicago, Amerika Serikat. Pelaku penembakan diduga berjumlah dua orang.
Pelaku melepaskan tembakan dari mobil SUV berwarna gelap ke arah kerumunan orang yang tengah merayakan malam Halloween di sudut California Avenue dan Polk Street, Senin (31/10) malam sekitar pukul 21.30 waktu setempat.
Inspektur Polisi David Brown dari Kepolisian Chicago, seperti dikutip media lokal WLS-TV, menuturkan tiga korban luka di antaranya masih anak-anak, yakni berusia 3 tahun, 11 tahun dan 13 tahun.
Sebanyak 11 korban luka lainnya merupakan warga dewasa, dengan kisaran usia mencapai 30-an tahun hingga 50-an tahun. Satu orang lainnya tertabrak mobil dalam insiden yang masih terkait dengan penembakan itu. Departemen Pemadam Kebakaran Chicago mengirimkan sedikitnya 10 ambulans ke lokasi kejadian.
Kondisi para korban luka, sebut Brown, cukup beragam, dengan beberapa orang dalam kondisi kritis dan sejumlah orang lainnya mengalami luka-luka yang tidak mengancam nyawa.
Brown menyebut penembakan yang disebutnya terjadi secara 'drive-by' itu terjadi hanya dalam hitungan detik dan terekam kamera POD (alat pengamatan polisi), yang tengah dikaji lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Belum diketahui motif dari penembakan tersebut.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2955 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2019 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun