Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Polri: Pungli Ini Penyakit Lama, Arogansi Polisi Juga Harus Diubah
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengakui bahwa praktik pungutan liar (pungli) telah ada sejak lama di internal kepolisian. Tak hanya pungli, Dedi juga menyoroti sikap arogan dan kesewenangan yang harus diubah anggota Polri.
"Pungli ini penyakit krusial yang sudah sangat lama. Generasi Polri saat ini harus bisa mengubah itu semuanya," ujarnya dalam HUT Divisi Humas Polri, Selasa (1/11).
"Masalah sikap arogansi dan kesewenangan masyarakat kalau melihat polisi itu apa? Sering mencari-cari kesalahan, ini juga harus diubah," sambung Dedi.
Menurutnya, akan sulit menciptakan citra polisi sebagai pelindung dan pengayom jika pungli dan sikap mencari-cari kesalahan masih dipertahankan. Ia mengatakan citra sebagai pelindung dan pengayom mesti diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh polisi.
"Ini perintah langsung dari Bapak Presiden, perintah langsung dari Bapak Kapolri dan Humas harus mampu menangkap itu semuanya," paparnya.
Jika sikap mencari-cari kesalahan itu terus terjadi, Dedi menyebut wajar selama ini masyarakat hanya percaya pada tiga polisi sesuai kata Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Ketiganya adalah polisi tidur, patung polisi, dan mantan Kapolri Hoegeng.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memaparkan empat hal yang dikeluhkan masyarakat mengenai Polri, mulai dari pungli, tindakan represif, mencari kesalahan, hingga gaya hidup mewah.
Menurutnya, keluhan masyarakat yang tertinggi adalah pungli hingga mencapai angka 29,7 persen. Hal ini diungkapkan Jokowi saat memberikan pengarahan kepada pejabat Polri, Kapolda, dan Kapolres di Istana Negara, Jumat (14/10).
"Keluhan masyarakat terhadap anggota Polri, ini tugas Saudara-saudara semuanya. Jadi keluhan masyarakat terhadap Polri 29,7 persen itu, ini sebuah persepsi, karena pungli," ujar Jokowi dikutip dari akun YouTube Sekretariat Istana Presiden, Sabtu (15/10).
Jokowi pun meminta agar perilaku pungli anggota Polri segera disetop.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun