Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Google Hangouts Resmi Dimatikan, Selamat Tinggal!
BERITABALI.COM, DUNIA.
Google resmi mematikan layanan video call bernama Google Hangouts per hari ini. Hangouts versi web yang jadi platform terakhir kini dialihkan ke Google Chat.
Google Hangouts sendiri pertama kali dikenalkan pada 2011. Platform video call ini dikenalkan bersama aplikasi versi pesan teks yang disebut Google Huddle. Kemudian pada 2017, aplikasi berubah nama menjadi Hangouts Chat. Lalu di tahun 2020, aplikasi kembali diubah menjadi Google Chat.
Kini Google Hangouts versi klasik sudah resmi dimatikan per hari ini, seperti dilaporkan Android Authority, Rabu (2/11/2022).
Google Hangouts versi aplikasi mobile sendiri sudah dihapus sejak Juli 2022. Tetapi aplikasi versi web masih ada.
"Akses ke Hangouts di web akan tersedia hingga 1 November 2022. Setelah itu, pengguna akan dialihkan ke Chat di web. Pengguna dapat terus menggunakan Google Takeout untuk mengunduh data mereka hingga 1 Januari 2023," kata Google.
Kendati demikian tidak ada perbedaan signifikan antara Google Hangouts dan Google Chat. Keduanya sama-sama menawarkan aplikasi perpesanan berbasis akun dan fitur lainnya.
Namun Google Chat tidak dapat digunakan untuk SMS atau panggilan telepon VoIP seperti Hangouts versi mobile.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2806 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1976 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun