Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Ada Ancaman Bom Jelang Konser NCT 127 di ICE BSD
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Warganet dihebohkan dengan ancaman bom saat konser boyband asal Korea, NCT 127, di ICE BSD, Serpong, Tangerang Selatan. Hingga Jumat (4/11/2022) pukul 13.00 WIB itu, ICE BSD bahkan masuk nomor dua trending topik di twitter.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan pihaknya telah menerjunkan Tim Gegana untuk sterilisasi.
"Saat ini Polres Tangsel sedang melakukan pengecekan," kata Zulpan kepada wartawan.
Zulpan menerangkan ancaman bom tersebut berupa surat bertulisan tangan yang tersebar di media sosial. Surat dalam secarik kertas bertulisan: "ICE BSD 4 November 2022. S.O.S. 11 Orang 3 Mobil TNT TATP"
NCT 127 rencananya bakal menggelar konser di ICE BSD, Tangerang Selatan, Jumat (4/11) hingga Sabtu (5/11).
Berdasarkan surat izin penyelenggara acara ke pihak kepolisian konser NCT 127 akan dihadiri oleh 8.000 penonton.
"Ada 8.000 (penonton)," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu, Kamis (3/11/2022).
Saat itu Sarly mengatakan pihaknya sudah melakukan persiapan pengamanan. Polisi menyiapkan pengamanan dengan sistem sensor.
"Sistem ticketing masuk dengan sensor untuk ketahui jumlah masuk," jelas Sarly.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3871 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1985 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1853 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1753 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1533 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun