Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Bandara Lombok Siapkan 191 Personel Dukung KTT G20 di Bali
BERITABALI.COM, NTB.
Fasilitas Bandara Lombok baik dari sisi infrastruktur, fasilitas, maupun personel siap untuk mendukung KTT G20 di Bali.
Total ada 191 personel disiapkan PT Angkasa Pura I Bandara Lombok. Mulai petugas Airport Security, petugas PKP-PK, petugas Safety, petugas Airside, Landside & Terminal, serta petugas Customer Service.
"Mulai dari runway, apron, terminal, serta fasilitas pendukung lainnya telah dilakukan pengembangan secara kapasitas maupun daya dukungnya sejak tahun lalu, untuk mendukung KTT G20 di Bali," terang Arif Haryanto, Humas PT Angkasa Pura I Bandara Lombok, Jumat (5/11).
Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan KTT G20, pada 12-18 November 2022 Bandara Lombok beroperasi selama 24 jam.
Lanjut Arif menjelaskan, sebagai salah satu lokasi parkir pesawat delegasi VVIP KTT G20, Bandara Lombok mengalokasikan parkir pesawat untuk 4 pesawat narrow body atau 2 pesawat wide body bagi pesawat VVIP delegasi G20.
Pada saat yang sama juga telah mengakomodir parkir pesawat wide body pengangkut logistik WSBK, pesawat pengamanan TNI AU untuk kegiatan G20, serta penerbangan regular di Bandara Lombok.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2948 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2016 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun