Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Putin Mundur di Garis Depan Ukraina, Rusia Kalah Lagi?
BERITABALI.COM, DUNIA.
Rusia memerintahkan masukannya mundur di kota garis depan perang di Ukraina, Kherson, Rabu waktu setempat. Ini menjadi kejutan baru yang dilakukan tentara Presiden Rusia Vladimir Putin.
Pengumuman penarikan pasukan dilakukan langsung Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu pada pertemuan yang disiarkan televisi dengan komandan Rusia di Ukraina, Sergei Surovikin. Namun, pasukan Rusia, akan bertahan di tepi Sungai Dnipro.
"Mulai tarik pasukan," tegas Shoigu, dikutip AFP, Kamis (10/11/2022).
Kota Kherson sendiri sebenarnya adalah pusat kota pertama yang direbut oleh Rusia selama invasi. Kota itu menjadi satu-satunya ibu kota regional Ukraina yang dikendalikan oleh pasukan Moskow sejak serangan dimulai pada 24 Februari.
Namun serangan agresif pasukan Ukraina selama berminggu-minggu terakhir telah merebut desa-desa di kota dekat Laut Hitam tersebut. Kepungan Ukraina ini kemungkinan membuat Kremlin menarik diri.
"Mereka hanya mencari jalan keluar dari situasi yang sulit," kata juru bicara komando tentara selatan Ukraina Natalia Gumeniuk di laman yang sama.
"Fakta bahwa mereka dengan sengaja mengumumkan bahwa mereka pindah ke tepi kiri tidak mengejutkan siapa pun. Tapi kami mengerti bahwa kami masih harus berjuang," tambahnya.
Sebelumnya, Rusia juga melakukan evakuasi warga besar-besaran di wilayah itu. Status darurat militer juga diumumkan Putin.
Meski demikian, dalam pernyataan terbaru, Penasihat Presiden Ukraina Mykhaylo Podolyak mengatakan beberapa tentara Rusia tetap berada di kota itu. Kyiv sendiri mencurigai langkah Moskow.
"Kami tidak melihat tanda-tanda bahwa Rusia meninggalkan Kherson tanpa perlawanan," katanya di Twitter.
"Ukraina membebaskan wilayah berdasarkan data intelijen, bukan pernyataan TV yang dipentaskan," ujarnya lagi.
Kherson adalah salah satu dari empat wilayah Ukraina yang Rusia nyatakan telah dianeksasi pada bulan September lalu. Ini tak lama setelah referendum buatan pro Rusia dilakukan.
Pengumuman mundur pasukan di Kherson terjadi tak lama setelah kepala wilayah yang dilantik Moskow, Kirill Stremousov, dinyatakan tewas dalam kecelakaan mobil. Setidaknya ada 115.000 tentara Rusia yang ditempatkan di wilayah itu.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 475 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 383 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 316 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan