Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Ada Pungutan Rp5 ribu di Wilayahnya, Ini Respons Perbekel Batubulan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Di Jalan Dewi Sri Batubulan, Tempek Taman Pulekan, Banjar Menguntur ada pungutan karcis masuk bagi kendaraan barang. Nilainya Rp5 ribu per kendaraan. Pungutan dengan karcis warna kuning itu banyak mendapat keluhan masyarakat.
Perbekel Batubulan, Dewa Gede Sumerta, mengaku kejut dan baru tahu ada pungutan model kesepakatan krama itu. Perbekel langsung memanggil Kelian tempek. “Kami minta pungutan itu dihentikan,” tegasnya.
Dikatakan, bahwa pungutan itu hanya berdasarkan keputusan rapat krama. Dalam tiket tertera, keputusan itu tahun 2006. “Padahal sudah ganti kepengurusan disana. Ternyata masih berlanjut sampai disana,” jelasnya.
Menurut perbekel, yang memungut disana adalah warga setempat. Namun pihaknya tidak pernah tahu pertanggungjawaban pungutan itu. “Hasilnya untuk apa? Kalau untuk pembangunan, apa saja yang sudah dibangun, kan harus jelas itu,” ujar pensiunan PNS di Bagian Hukum Gianyar itu.
Dia dengan tegas menghentikan pungutan. Sebab, di pemerintahan Desa Batubulan tidak pernah memungut biaya apapun. Baik akta kematian, kelahiran hingga pengurusan izin usaha tidak pernah meminta biaya.
“Karena memang tidak ada aturan untuk memungut itu. Memang gratis,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8099 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5665 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2394 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan