Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
KFC Jerman Minta Maaf usai Promosikan Makan Ayam di Hari Pembantaian Nazi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Baru-baru ini, restoran makanan cepat saji, KFC, menuai banyak protes dari warga Jerman. Pasalnya mereka mengirim sebuah pesan promosi sensitif di aplikasi untuk merayakan hari Kristallnacht.
Diketahui, Kristallnacht atau 'Malam Kaca Pecah' merupakan gelombang serangan kekerasan terhadap orang Yahudi di seluruh Jerman dan Austria oleh Nazi. Kejadian ini berlangsung pada tahun 1938 dan menewaskan lebih dari 100 orang Yahudi.
Salah satu akun Twitter djlevinsky mengunggah potret promosi yang dikirimkan di aplikasi. Dirinya juga tak ragu menyebut akun Twitter KFC Jerman dalam cuitannya.
"Tidak aku tidak ingin makan ayam empuk dengan keju di tanggal 9 November," cuitnya.
Dalam foto yang ia lampirkan, terlihat pengingat mengenai hari Kristallnacht. Tidak hanya itu mereka juga mengajak untuk 'memanjakan diri' di momen peringatan peristiwa bersejarah itu.
"Ini hari peringatan untuk Kristallnacht! Manjakan diri Anda dengan keju pada ayam empuk dan renyah Anda. Sekarang di KFCheese!" tulis iklan tersebut.
Sekitar satu jam pasca iklan tersebut dikirimkan, KFC kembali mengirim pesan di aplikasi mengenai permohonan maaf mereka. Pesan tersebut berbunyi, "Karena kesalahan dalam sistem kami, kami mengirim pesan yang salah dan tidak pantas melalui aplikasi. Kami sangat menyesal tentang ini, kamu akan memeriksa proses internal agar hal ini tidak terulang lagi. Mohon maaf atas kesalahan ini."
Dalam pernyataan tambahan yang diberikan pada Newsweek, mereka menyebut bila situasi ini terjadi lantaran mereka memakai konten semi otomatis yang ditautkan pada kalender. Mereka juga berkomitmen untuk tetap memberikan kesetaraan, inklusi, dan kepemilikan bagi semua.
Jerman menganggap serius peringatan Kristallnacht yang dilakukan tiap tanggal 9 November. Tidak heran bila pesan ini dianggap mengerikan bagi banyak pihak.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan