Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Saluran Irigasi Diduga Dirusak, Kelian Subak Lapor Polisi
BERITABALI.COM, BULELENG.
Saluran irigasi di Subak Buluran, Banjar Dinas Urwa, Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt, Buleleng, diduga dirusak oleh pengembang perumahan di desa setempat.
Saluran irigasi yang mengairi 25 hektare lahan sawah milik petani subak itu kini tidak bisa difungsikan. Dugaan perusakan ini pun dilaporkan ke polisi.
Kelian Subak Buluran Banjar Dinas Urwa, Desa Pengastulan, Made Sarjana (55), melaporkan dugaan perusakan tersebut ke Polsek Seririt, Rabu 16 November 2022 bersama Kelian Tempek Taman dan Dalem, Nyoman Arya Trijaya serta Kuasa Hukumnya, Gusti Putu Adi Kusuma Jaya.
"Yang kami laporkan perusakan saluran irigasi subak yang ditimbun oleh pihak pengembang perumahan. Karena menutup saluran air sehingga tidak bisa mengairi sawa," ujar Kelian Subak, Made Sarjana.
Sarjana memgatakan, saluran irigasi itu mengairi 5 hektare sawah milik 5 orang petani anggota Subak Buluran Banjar Dinas Urwa. Sejak 2019, saluran irigasi tersebut ditimbun oleh pengembang dan dibangun jalan pemukiman kawasan perumahan.
"Sehingga saluran irigasi tidak bisa difungsikan kembali. Anggota subak lainnya mengeluh karena tidak dapat air," sebutnya.
Sarjana mengatakan, penimbunan saluran irigasi itu juga membuat kawasan sekitarnya mudah tergenang jika terjadi hujan deras.
"Saluran irigasinya panjangnya sekitar 150 meter. Saluran air sekarang dialihkan ke timur, volumenya menjadi sedikit. Makanya setiap ada hujan kawasan itu menjadi banjir sekarang, karena dulunya tempat penampungan air," ungkapnya.
Kuasa hukum Sarjana, Gusti Putu Adi Kusuma Jaya yang akrab disapa Gus Adi menyebutkan, pihaknya berharap polisi segera mengungkap pelaku dugaan perusakan saluran irigasi.
"Terkait siapa pelakunya siapa itu kewenangan polisi untuk melakukan penyelidikan. Yang terpenting, saat itu dilihat para saksi saluran irigasi ini ditimbun dijadikan jalan. sehingga fungsi irigasi hilang. Efeknya, banjir di pemukiman hingga pemilik sawah tidak bisa mendapatkan air," paparnya.
Kapolsek Seririt AKP I Made Suwandara, mengatakan laporan dugaan perusakan saluran irigasi di Subak Buluran, Banjar Dinas Urwa, Desa Pengastulan, sudah diterima di SPKT Polsek Seririt.
"Baru melapor tadi. Saya belum tau siapa yang dilaporkan. Masih akan kami dalami dan pelajari laporannya," ujarnya singkat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 1738 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1209 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 900 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 823 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 623 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun