Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Perjalanan Kereta Api Tertunda 5 Jam Akibat Rel Terendam Banjir di Ketapang
BERITABALI.COM, BANYUWANGI.
Dua perjalanan kereta mengalami penundaan keberangkatan akibat lintasan rel terendam banjir yang menerjang Ketapang, Banyuwangi.
Dua Kereta Api yang mengalami penundaan keberangkatan adalah Kereta Api Pandanwangi relasi Banyuwangi- Jember dan Kereta Api Mutiara Timur relasi Banyuwangi-Yogyakarta.
Akibat kejadian itu Kereta Api Mutiara Timur dengan tujuan Stasiun Yogyakarta baru dapat diberangkatkan dari Stasiun Ketapang pada pukul 23.11 WIB, Jumat 18 November 2022.
Kereta Api Mutiara Timur ini tertunda keberangkatannya 5 Jam 41 menit. Seharusnya kereta api berangkat dari Stasiun Ketapang menuju stasiun akhir Yogyakarta sekitar pukul 17.30 WIB.
Sedangkan kereta Pandanwangi dengan tujuan akhir Stasiun Jember baru diberangkatkan pukul 23.47 WIB, terlambat 5 jam 32 menit.
Semestinya kereta Pandanwangi berangkat dari Stasiun Ketapang menuju Stasiun Jember pada pukul 18.15 WIB.
Plt Manajer Hukum dan Humas Daop 9 Jember Azhar Zaki Assjari mengatakan, untuk sejumlah kedatangan kereta api di Stasiun Ketapang tidak mengalami kendala.
"Banjir menggenangi jalur kereta api yang menuju depo, Lokomotif Ketapang dan Depo kereta Ketapang. Sehingga lokomotif tidak dapat dilangsir atau menggandeng rangkain kereta api di depo kereta,” papar Azahar Zaki Assjari.
Banjir ini dipicu akibat tingginya curah hujan di wilayan Ketapang, Kecamatan Kalipuro yang mengakibatkan genangan air setinggi 22 cm di atas rel. (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3810 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1756 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang