Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Gelandangan di Kuta Hina Jokowi di Medsos Tidak Ditahan, Proses Hukum Berlanjut

Minggu, 27 November 2022, 18:44 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Gelandangan di Kuta Hina Jokowi di Medsos Tidak Ditahan, Proses Hukum Berlanjut.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Haris Syahputra seorang gelandangan yang tinggal di Kuta menghina Presiden RI Joko Widodo lewat unggahan di akun sosial media miliknya. 

Akibat perbuatannya melecehkan Presiden RI sebagai lambang negara, pria asal Medan Sumatera Utara itu ditangkap di Central Parkir, Kuta, Badung, pada Jumat 25 November 2022. 

Dihubungi awak media, Kasubdit V Ditreskrimsus Polda Bali AKBP Nanang Prihasmoko membenarkan pihaknya telah menangkap Haris Syahputra. Pria ini tidak memiliki rumah dan hidupnya selalu berpindah-pindah tempat. 

Dijelaskannya, meski telah mengamankan Haris namun pria asal Medan Sumatera Utara itu tidak ditahan dan proses hukum tetap berjalan sebagaimana mestinya. 

"Dia (Haris) tidak ditahan tapi proses hukum tetap berjalan," beber AKBP Nanang, pada Minggu 27 November 2022. 

Mantan Kapolsek Denpasar Selatan ini kembali menerangkan bahwa setelah memposting hinaan terhadap Presiden RI, Haris juga telah membuat video klarifikasi dan permintaan maaf melalui akun media sosial. 

"Dia sudah minta maaf dan dikembalikan ke kerabatnya di Kuta," terangnya. 

Diungkapkan AKBP Nanang, Haris membuat video menghina Presiden Jokowi yang diposting sekitar dua minggu lalu. Dia berdalih terprovokasi omongan orang lain terkait soal ijazah palsu. 

"Postingan kayak orang stres," sebutnya lagi. 

Ditanya soal tes kejiwaan, AKBP Nanang mengatakan belum sampai kesana namun dia memastikan proses hukum tetap berlanjut. Diungkapkanya, pelapor dalam hal ini adalah orang yang dihina, yakni bapak Presiden RI Joko Widodo. 

Sebagaimana diinformasikan, Haris Syaputra menetap di wilayah Kuta tanpa pekerjaan. Dia seorang gelandangan yang tidurnya di pos pos Polisi dan emperan toko. Bahkan dia kerap meminta-minta uang ke warga dan membantu areal parkir untuk biaya makan sehari hari.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami