Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Pakar Sebut Perlu Edukasi Dampak Positif Kendaraan Listrik, Bukan Euforianya
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ketua Majelis Profesi dan Etik MTI (Tenaga Ahli Utama) Pustral UGM Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono, MT., IPU. ASEAN.Eng.,menyoroti soal paradigma kendaraan listrik sebagai hal yang perlu dilakukan agar masyarakat dapat memahami pentingnya migrasinya dari kendaraan berbahan bakar minyak.
Ia mencontohkan seperti sebelumnya masyarakat menggunakan alat transportasi berbahan bakar minyak dengan deru bunyi mesinnya, kemudian berpindah ke kendaraan bertenaga listrik yang tidak menggeluarkan bunyi sama sekali atau nol polusi suara ketika dikendarai. Hal inilah yang menurutnya perlu dibangun ke tengah-tengah masyarakat saat ini.
"Dalam kaitan dengan hal tersebut bukanlah euforia kendaraan listriknya, namun lebih ditekankan tetap pada keselamatannya," katanya, belum lama ini di Batubulan, Gianyar.
Menurutnya, awal dari kebijakan maupun perubahan pasti akan membawa dampak. Dampak tersebut bisa menguntungkan maupun merugikan. Maka itu, dalam hal ini dampak positifnya terlebih dahulu dilihat.
Pemerintah juga tentunya tidak tinggal diam dan didukung olah perguruan tinggi, tetapi jika nanti motor listrik terlalu mahal, dan tidak memberikan pendidikan terkait keselamatan kepada masyarakat untuk apa dilanjutkan.
"Transportasi tersebut salah satunya harus membahagiakan dan murah," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7849 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5635 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3532 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2388 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan