Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Pakar Sebut Perlu Edukasi Dampak Positif Kendaraan Listrik, Bukan Euforianya
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ketua Majelis Profesi dan Etik MTI (Tenaga Ahli Utama) Pustral UGM Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono, MT., IPU. ASEAN.Eng.,menyoroti soal paradigma kendaraan listrik sebagai hal yang perlu dilakukan agar masyarakat dapat memahami pentingnya migrasinya dari kendaraan berbahan bakar minyak.
Ia mencontohkan seperti sebelumnya masyarakat menggunakan alat transportasi berbahan bakar minyak dengan deru bunyi mesinnya, kemudian berpindah ke kendaraan bertenaga listrik yang tidak menggeluarkan bunyi sama sekali atau nol polusi suara ketika dikendarai. Hal inilah yang menurutnya perlu dibangun ke tengah-tengah masyarakat saat ini.
"Dalam kaitan dengan hal tersebut bukanlah euforia kendaraan listriknya, namun lebih ditekankan tetap pada keselamatannya," katanya, belum lama ini di Batubulan, Gianyar.
Menurutnya, awal dari kebijakan maupun perubahan pasti akan membawa dampak. Dampak tersebut bisa menguntungkan maupun merugikan. Maka itu, dalam hal ini dampak positifnya terlebih dahulu dilihat.
Pemerintah juga tentunya tidak tinggal diam dan didukung olah perguruan tinggi, tetapi jika nanti motor listrik terlalu mahal, dan tidak memberikan pendidikan terkait keselamatan kepada masyarakat untuk apa dilanjutkan.
"Transportasi tersebut salah satunya harus membahagiakan dan murah," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 452 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan