Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 18 September 2026
Jadi Kuli Serabutan, Kadek Alit Asuh Anak dan Rawat Kedua Orang Tua
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Perjuangan hidup I Kadek Alit Wardana (41) cukup keras. Duda yang tinggal di Banjar Angkling, Desa Bakbakan, Kecamatan Gianyar itu merupakan kuli serabutan.
Dengan penghasilan yang tidak menentu, seorang diri, Kadek Alit membesarkan putrinya Ni Putu Citra Lestari Dewi yang kini duduk di bangku Kelas 9 di SMPN di Gianyar. Ibu Putu Citra Lestari telah meninggalkan putri itu sejak kecil.
Selain itu, Kadek Alit juga harus merawat kedua orang tuanya. Kakek dan nenek dari Putu Citra Lestari Dewi itu sudah renta.
“Saya bekerja serabutan. Kalau ada yang ngajak, saya kerja, ngayahin tukang,” ujarnya.
Penghasilan sebagai tenaga serabutan pun tidak terlalu besar. “Habis untuk makan di dapur. Sisanya untuk biaya anak,” jelasnya.
Kini, sudah lebih dua pekan, dia tidak ada panggilan kerja. “Tidak ada yang nyari. Sekarang saya diam di rumah,” ujar dia. Disamping itu, Kadek Alit tidak memiliki keahlian lain selain menjadi pekerja serabutan.
Dia berharap ada orang yang mengajaknya bekerja. Pekerjaan serabutan apapun bisa dia ambil. Sebab untuk bisa membiayai kebutuhan dapur dan putrinya yang duduk di bangku SMP.
Beruntung, Selasa siang (29/11) ada donatur dari bos bakso Bali yang berbaik hati memberikan bantuan berupa satu krat telor dan bahan bumbu dapur.
“Terimakasih atas bantuan yang diberikan,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5565 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3487 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2345 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan