Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
IRT Korban KDRT Pingsan di Depan Mapolsek Saat akan Melapor
BERITABALI.COM, NTB.
HR (31 tahun), seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Lendang Bedurik, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, mengalami pingsan saat akan menuju SPKT Polsek Selong. Usai turun dari kendaraannya, HR yang juga korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) tersebut masih lemah, diduga lantaran trauma.
Kapolsek Selong, IPTU Sahiman mengatakan, HR mendatangi Mapolsek Selong untuk melayangkan laporan, pada Kamis (1/12).
“IRT ini diduga telah mengalami KDRT kemudian akan melapor ke Polsek, pada saat menuju SPKT dia pingsan kemudian dilarikan ke Puskesmas,” kata Kapolsek IPTU Sahiman, Jumat (2/12).
Korban tersebut kemudian dibawa menuju Puskesmas Selong untuk mendapatkan perawatan di IGD. Dugaan KDRT itu ditegaskan Kapolsek, diketahui saat korban HR sadar dan menceritakan kejadian itu ke personel Polsek Selong.
“Korban HR ini asal BTN RSS Lendang Bedurik, Selong. Kami juga meminta kontak keluarga korban untuk kami dalami perkaranya,” ungkap Kapolsek.
Namun hingga kini Kapolsek menyatakan, pihaknya belum bisa melakukan permintaan keterangan terhadap korban. Pasalnya kondisi korban masih dalam perawatan di IGD Puskesmas Selong.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3901 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3012 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2065 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2034 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1819 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun