Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 27 September 2026
200 Orang Tewas Dalam Demo, Presiden Banggakan 'Kebebasan' di Iran
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Ebrahim Raisi membanggakan kebebasan di Iran, Sabtu (3/12), kala badan keamanan negaranya mengakui lebih dari 200 orang tewas dalam demo dua bulan terakhir.
"Iran memiliki konstitusi paling progresif di dunia karena dapat menggabungkan ideologi dan demokrasi," ujar Raisi di hadapan parlemen, seperti dikutip Reuters.
Ia kemudian berkata, "Konstitusi itu menjamin keberadaan sistem Islam, [tapi juga] menjamin hak asasi fundamental dan kebebasan."
Raisi menggembar-gemborkan konstitusi Iran ini di hari yang sama ketika badan keamanan tertinggi di negaranya mengakui lebih dari 200 orang tewas dalam gelombang demonstrasi dalam dua bulan belakangan.
Dikutip kantor berita IRNA, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengakui bahwa warga yang tewas dalam gelombang demonstrasi itu "lebih dari 200 orang."
Mereka menjabarkan bahwa total kematian itu termasuk petugas keamanan, warga sipil, separatis, dan "perusuh."
Dewan itu membeberkan bahwa gelombang protes itu juga menyebabkan kerugian jutaan dollar. Pernyataan ini dirilis beberapa hari setelah sayap elite angkatan bersenjata negara itu, Garda Revolusi Iran, juga untuk pertama kalinya mengakui bahwa lebih dari 300 orang tewas dalam gelombang unjuk rasa itu.
Meski demikian organisasi pemerhati bernama Hak Asasi Manusia Iran menyatakan setidaknya 448 orang "dibunuh pasukan keamanan dalam protes di seluruh kawasan negara itu."
Sementara itu, kepala urusan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa, Volker Turk, mengungkap bahwa 14 ribu orang, termasuk anak-anak, juga ditahan selama konflik bergejolak. Selama beberapa bulan terakhir, warga Iran memang kerap turun ke jalan untuk memprotes kematian Mahsa Amini, perempuan 22 tahun yang tewas di tahanan.
Amini diduga ditahan karena melanggar aturan berpakaian tertutup. Dalam gelombang demonstrasi ini, para pengunjuk rasa pun tak hanya memprotes kematian Amini, tapi juga berbagai regulasi yang mendiskriminasi perempuan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8488 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5831 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3655 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2483 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar