Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Jokowi Siapkan Lahan 2,5 Hektar bangun Rumah Tahan Gempa di Cianjur
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau kembali desa yang terdampak gempa dan para pengungsi di Kabupaten Cianjur. Kedatangan Jokowi untuk memastikan penanganan pascagempa berjalan dengan baik.
Jokowi mengatakan, pemerintah telah membuat rumah buat relokasi bagi warga terdampak gempa. Salah satunya ialah Desa Sirnagalih, Kec. Cilaku, Kab. Cianjur. Jokowi mengatakan, lahan seluas 2,5 hektar di desa tersebut akan dibangun ratusan rumah tahan gempa.
Jokowi menargetkan 1.600 rumah tahan gempa bagi warga yang terdampak gempa.
“Di lahan seluas 2,5 ha, akan dibangun 200 rumah tahan gempa. Selain di lokasi ini, pemerintah juga hendak membangun 1.600 rumah serupa di lokasi lainnya,” ucap Jokowi dikutip dari akun Twitter-nya, Selasa (6/12).
Jokowi menjelaskan, relokasi diprioritaskan bagi warga yang rumahnya berada di pusat gempa, terutama di Kecamatan Cugenang. Sementara itu, warga yang tidak direlokasi pemerintah juga menyiapkan bantuan.
“Untuk rumah warga yang tidak direlokasi akan diberikan bantuan yang besarannya menyesuaikan tingkat kerusakan,” ucap Jokowi.
Selain itu, Jokowi juga meninjau pesantren yang terdampak gempa Cianjur. Jokowi Berkunjung ke Pondok Pesantren Darul Falah di Desa Jambudipa. Jokowi menyapa dan membagikan bantuan kepada para santri dan pengungsi di sekitarnya.
Pondok pesantren ini salah satu lembaga pendidikan di Kabupaten Cianjur yang terkena dampak gempa beberapa waktu yang lalu.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan