Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Ditinggal Bekerja, Bangunan Dapur Beserta Isinya Ludes Terbakar
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Bangunan dapur milik warga Banjar Dinas Abiantiing, Desa Amerta Bhuana, Kecamatan Selat, Karangasem ludes dilalap si jago merah pada Kamis pagi (22/12/2022).
"Kejadiannya sekitar pukul 10.30 WITA, bangunan serta perabotan rumah tangga, beras hingga beberapa pakaian ludes terbakar," ujar Perbekel Desa Amerta Bhuana, I Wayan Seriasa saat dikonfirmasi.
Informasi yang diperoleh, percikan api penyebab kebakaran diduga kuat berasal dari api tungku sisa memasak yang ditinggalkan bekerja oleh pemiliknya I Komang Balik bersama istrinya dalam kondisi masih menyala.
Kebakaran diketahui pertama kali oleh orang tua pemilik rumah yang juga tinggal di dalam satu pekarangan. Saat itu, ibu pemilik rumah bermaksud untuk menengok cucunya, namun yang didapati justru kebakaran pada bangunan dapur.
"Saat itu, ibunya mendapati api sudah membesar, kemudian ibunya itu lari ke jalan teriak minta tolong sambil memanggil cucunya," terang Seriasa.
Warga sekitar yang mendengar teriakan langsung berdatangan. Musibah itu langsung dilaporkan ke petugas damkar sementara warga yang datang membantu proses pemadaman menggunakan alat seadanya sambil menunggu petugas Damkar tiba di lokasi kejadian.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4411 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1860 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1506 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 992 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 924 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun