Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 27 Mei 2026
27 Perahu Nelayan dan 49 Rumah Rusak Akibat Cuaca Buruk
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, mencatat setidaknya ada 27 perahu nelayan yang rusak diterjang ombak besar akibat cuaca buruk. Jumlah ini terhitung sejak 1 sampai 27 Desember 2022.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan Amin Jabir merinci 27 perahu nelayan yang rusak itu ada 5 di Desa Bandaran dan 22 Desa Kramat, Kecamatan Tlanakan.
"Dari lima perahu yang rusak di Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan ini, satu di antaranya rusak berat sedangkan empat lainnya rusak ringan," kata Amin.
Sementara dari 22 perahu yang rusak di Desa Kramat, sebanyak 10 perahu rusak berat dan 12 rusak ringan.
Amin menuturkan akibat cuaca buruk, sebagian besar nelayan di Pamekasan tidak bisa melaut. BPBD telaj mengingatkan para nelayan bahwa angin kencang dan ombak besar berpotensi terjadi hingga sepekan ke depan.
Selain perahu rusak, 49 rumah juga rusak akibat diterjang angin kencang. Aliran listrik terganggu akibat tiang tertimpa pohon tumbang.
Pemerintah setempat telah menginstruksikan kepada semua personel BPBD Pemkab Pamekasan agar meningkatkan pemantauan dengan cara melakukan komunikasi dan koordinasi secara intens dengan para aparat desa dan tokoh masyarakat.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2177 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 2032 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1508 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1394 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli