Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
27 Perahu Nelayan dan 49 Rumah Rusak Akibat Cuaca Buruk
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, mencatat setidaknya ada 27 perahu nelayan yang rusak diterjang ombak besar akibat cuaca buruk. Jumlah ini terhitung sejak 1 sampai 27 Desember 2022.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan Amin Jabir merinci 27 perahu nelayan yang rusak itu ada 5 di Desa Bandaran dan 22 Desa Kramat, Kecamatan Tlanakan.
"Dari lima perahu yang rusak di Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan ini, satu di antaranya rusak berat sedangkan empat lainnya rusak ringan," kata Amin.
Sementara dari 22 perahu yang rusak di Desa Kramat, sebanyak 10 perahu rusak berat dan 12 rusak ringan.
Amin menuturkan akibat cuaca buruk, sebagian besar nelayan di Pamekasan tidak bisa melaut. BPBD telaj mengingatkan para nelayan bahwa angin kencang dan ombak besar berpotensi terjadi hingga sepekan ke depan.
Selain perahu rusak, 49 rumah juga rusak akibat diterjang angin kencang. Aliran listrik terganggu akibat tiang tertimpa pohon tumbang.
Pemerintah setempat telah menginstruksikan kepada semua personel BPBD Pemkab Pamekasan agar meningkatkan pemantauan dengan cara melakukan komunikasi dan koordinasi secara intens dengan para aparat desa dan tokoh masyarakat.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4520 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2335 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1982 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun