Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Seorang Perukiah Cabuli Pasiennya Yang Baru Berusia 17 Tahun
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang perukiah di Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur berinisial E (47) ditangkap Satreskrim Polresta Malang Kota karena diduga mencabuli pasiennya yang masih berusia 17 tahun. Kasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Bayu Febrianto Prayoga menyebut pencabulan itu bermula saat korban berobat ke tempat praktik pelaku.
Hal itu dilakukan korban karena sering merasa was-was. Hingga akhirnya, dia berkonsultasi ke pelaku yang juga dikenal sebagai dukun pijat, di sekitar lingkungannya.
Korban kala itu datang bersama temannya. Tapi saat berobat, hanya korban dan pelaku yang boleh memasuki ruangan itu.
"Iya korban di dampingi teman saja, itu pun temannya enggak masuk ke dalam tempat praktek," kata Bayu, Rabu (28/12).
Saat di dalam ruang praktik, pelaku lantas melakukan perbuatan bejatnya dengan tangan kosong.
"Korban langsung dicabuli dengan menggunakan tangan," tuturnya.
Tak hanya itu, pelaku kemudian juga menggunakan alat bantu seks untuk mencabuli korbannya.
"Selain menggunakan tangan, pelaku juga menggunakan alat bantu orang dewasa kepada si korban," ujarnya.
Perbuatan cabul perukiyah itu baru terbongkar saat korban pulang dan mengeluh nyeri di bagian alat vitalnya. Dia kemudian bercerita ke teman dan orang tuanya.
"Ketahuannya ketika korban selesai melakukan pengobatan tersebut merasakan nyeri di bagian kemaluannya, kemudian korban cerita ke teman dan ibunya," kata dia.
Berdasarkan keterangan, korban baru satu kali berobat ke pelaku. Dia mendapat rekomendasi dari teman-temannya bahwa ada tempat praktik rukiah dan pengobatan di wilayah tersebut.
Kini Satreskrim Polresta Malang Kota pun telah menangkap pelaku. Polisi juga sedang mendalami adanya korban-korban lain.
Maka itu, Bayu mengimbau jika ada korban lain, maka yang bersangkutan bisa segera melapor ke Polresta Malang Kota.
"Pelaku kami amankan di rumah kemarin. Kami bawa bukti alat bantu itu yang digunakan pelaku," ucapnya.
Atas perbuatannya, pelaku terancam Pasal 82 UU Perlindungan Anak tentang Pencabulan dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun