Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Korban Tewas Penembakan Massal California Jadi 11 Orang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Jumlah korban tewas penembakan massal di California pada akhir pekan lalu saat Imlek 2023 bertambah menjadi 11 orang. Kabar tersebut disampaikan setelah 10 orang yang sebelumnya dinyatakan terluka dibawa ke rumah sakit.
Berdasarkan LAC+USC Medical Center, seperti dilansir CNN pada Senin (23/1), satu dari 10 orang tersebut meninggal dunia.
"Para perawat kami telah bekerja keras untuk merawat empat korban yang dipercayakan kepada kami. Sayangnya, kami dengan sangat berat hati mengatakan satu korban telah menyerah (meninggal dunia," keterangan rumah sakit tersebut.
"Kami turut berduka yang mendalam bagi keluarga dan orang-orang terkasih."
Penembakan massal di Monterey Park terjadi di studio dansa dekat festival perayaan Imlek di wilayah itu. Kejadian itu diduga dilakukan Huu Can Tran yang berusia 72 tahun.
Insiden yang terjadi pada Sabtu malam itu awalnya menewaskan 10 orang dan melukai 10 lainnya. Sebagian besar korban tewas berusia 50-60 tahun. Hingga data terbaru, 11 orang tewas akibat pembantaian itu.
Kasus Monterey Park menjadi penembakan massal di AS paling mematikan terbaru sejak aksi penembakan massal yang menewaskan 19 siswa dan dua guru di sebuah sekolah di Uvalde, Texas, Mei 2022 lalu.
Tak lama setelah kejadian, Tran ditemukan tewas di dalam mobil van putih saat dalam melarikan diri dari polisi. Luna mengatakan Tran diyakini menembak dirinya sendiri setelah mobilnya terjebak oleh kepungan polisi dan berupaya menangkapnya.
Luna menuturkan polisi telah melacak keberadaan mobil Tran itu selama beberapa jam yang kemudian dilaporkan berada di Torrance, beberapa kilometer dari lokasi penembakan di Monterey Park.
Luna menuturkan terdengar suara tembakan dari dalam mobil ketika polisi mendekati mobil Tran. Polisi pun melihat Tran sudah duduk sambil terluka tak bernyawa saat melihat ke dalam mobil.
Sementara itu, polisi terus melakukan penyelidikan dengan menggeledah kediaman Tran demi menemukan motif penembakan massal tersebut.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5935 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4650 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2619 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2276 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2219 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan