Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Warga Segel Kantor BUMDes Kalianget Terkait Dugaan Penyimpangan Dana
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sejumlah pegawai diduga menilep uang ratusan juta rupiah, beberapa warga Desa Kalianget, Kecamatan Seririt Buleleng melampiaskan kemarahannya dengan menyegel kantor BUMDes Swadesi Mandiri Kalianget, Kamis, 26 Januari 2023.
Kekesalan dan kemarahan warga itu karena janji untuk mengembalikan dana pada bulan Desember 2022 hanya janji semata dan tidak terealisasi.
Sebelum melakukan aksi penyegelan, warga membawa potongon kayu dan meminta kepada pegawai BUMDes yang masih ada di dalam kantor untuk keluar. Setelah itu warga memalang pintu masuk kantor hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Koordinator aksi, Kadek Suwatmaya mengatakan, pihaknya tidak bisa lagi memberikan toleransi kepada oknum pegawai BUMDes yang menggunakan uang karena beberapa kali melakukan janji namun tidak ditepati. Bahkan aksi penyegelan dilakukan agar mendapat perhatian dari instansi terkait karena kasus tersebut cukup lama terkatung-katung.
“Perbekel (kepala desa) beberapa kali berjanji akan memediasi dan menyelesaikan kasus dugaan pemakaian uang oleh oknum pegawai BUMDes namun tidak ada tindak lanjut,” kata Suwatmaya usai melakukan penyegelan terhadap pintu masuk kantor BUMDes Swadesi Mandiri yang masih satu bangunan dengan Kantor Desa Kalianget.
Menurut Suwatmaya, laporan adanya penyimpangan penggunaan keuangan BUMDes sejak dua bulan lalu disampaikan ke Polres Buleleng maupun ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng. Namun hingga aksi penyeggelan dilakukan tidak ada tindak lanjut yang bisa meredam situasi di desa.
“Dilaporkan pada bulan November 2022 ke Polres namun hingga sekarang tidak ada kabar. Begitu juga dengan kesediaan pak mekel (Kepala desa) untuk menyelesaikan terus diulur hingga kini tidak ada penyelesaian,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa (Perbekel) Kalianget Ketut Nada Kusuma mengatakan persoalan dugaan penyimpangan penggunaan uang BUMDes oleh oknum pegawainya telah lama terjadi. Dan itu ditemukan setelah dilakukan audit oleh pengawas internal BUMDes dilanjutkan laporan ke Inspektorat Kabupaten Buleleng.
“Ditemukan ada dugaan penyimpangan sebanyak Rp384 juta digunakan oleh pengelola BUMDes. Ada kesepakatan untuk mengembalikan sebanyak 25 persen dari total yang digunakan pada Bulan Desember 2022. Namun mereka tidak menepati janji yang menyebabkan masyarakat marah,” jelas Nada Kusuma.
Atas desakan masyarakat, Ketut Nada Kusuma mengaku akan kembali menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan kasus dugaan korupsi tersebut. Sebelumnya sempat dilaporkan namun dicabut lagi dengan berbagai pertimbangan.
“Saya ingin dana itu kembali agar BUMDes berjalan normal lagi. Ada asset modal dengan total Rp980 juta lebih itulah yang akan diputar kembali agar BUMDes kembali berjalan normal,” tegasnya.
Sementara itu Ketua BUMDes Ketut Adi Ariawan tidak berada di tempat saat warga melakukan aksi penyegelan. Menurut informasi, uang BUMDes senilai Rp384 Juta digelapkan oleh oknum pegawai dari ketua, sekretaris hingga bendahara.
”Tiga oknum itu (Ketua,Sekretaris dan Bendahara) pelaku utamanya,”ujar warga setempat.
Salah satu pegawai BUMDes bernama Kadek Sukina mengaku dalam setahun bekerja hingga saat ini belum menerima gaji. Sukina mengaku macetnya gaji mereka disebabkan adanya dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana BUMDes oleh sejumlah oknum.
”Benar,kami sudah setahun tidak menerima gaji. Dengan masa kerja hampir 10 tahun kami tidak bisa berbuat banyak dan berharap masalah ini segera selesai,” ungkap Sukina.
Belum diketahui secara pasti langkah-langkah yang akan dilakukan pihak terkait dengan aksi penyegelan kantor BUMDes Swadesi Mandiri Kalianget, sebab masyarakat menuntut agar dugaan tersebut diselesaikan cepat oleh pihak-pihak terkait.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6001 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4682 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2660 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2323 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2238 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan