Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Pelaku Pencurian Komputer dan AC di Denpasar Terancam Tujuh Tahun Penjara
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan mengamankan Pria bernama I Wayan Santika (31), yang bekerja sebagai sekuriti PT. Merycity di Jalan Pulau Moyo, Gang Taman Suci nomor 10, Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan.
"Yang bersangkutan melakukan pencurian di tempatnya bekerja," Jelas Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Made Teja Dwi Permana,SH., SIK. didampingi Kasi Humas AKP I Ketut Sukadi dan Kanit Reskrim, Jumat (3/2/2023).
Peristiwa Pencurian terungkap ketika pemilik perusahaan, Hok Kiong (48) datang ke TKP pada Selasa (17/1/2023) sekitar pukul 10.00 WITA untuk mengecek kondisi kantornya yang bergerak di bidang tour and travel karena sudah lama tidak beroperasi akibat pandemi Covid-19.
"Korban melaporkan telah kehilangan beberapa unit komputer beserta CPU dan keyboardnya serta outdoor AC di kantornya," terang Kompol Made Teja.
Total ada 8 unit outdoor AC di balkon lantai 3, 14 unit CPU komputer beserta monitor dan keyboard di ruangan lantai 3, 11 unit CPU komputer beserta monitor dan keyboard di lantai 1 yang berhasil diambil pelaku.
"Setelah dilakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari seluruh karyawan, kecurigaan mengerucut kepada Wayan Santika dan saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya," tambah Kapolsek.
Kepada polisi, pelaku yang sudah 5 tahun bekerja di TKP ini mengaku melancarkan aksinya dari pertengahan Juli 2022 hingga 21 Desember 2022, di saat perusahaan tidak beroperasi.
Di mana sebelum melakukan aksi, tersangka mematikan listrik melalui panel besar yang ada di samping pintu masuk di lantai 1, sehingga secara otomatis kamera CCTV juga ikut mati.
Setelah itu tersangka menuju lantai 1 dan naik ke lantai 3 untuk mengambil barang-barang dan menaruhnya di samping pos sekuriti.
"Tersangka kemudian menghubungi pembeli barang rongsokan dan mengatakan hendak menjual barang-barang. Untuk meyakinkan pembeli, tersangka mengaku disuruh oleh bosnya, sehingga pembeli tidak curiga," beber Kapolsek.
Terhadap perbuatan pelaku dikenakan pasal 363 ayat (1) ke 5e KUHP yo pasal 65 ayat (1) KUHP, tentang tindak pencurian dengan pemberatan dan Pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman hukuman 7 (tujuh) tahun penjara.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5986 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2651 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2309 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan