Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
BRIN Jelaskan Penutupan Kantor Cabang Pasuruan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kepala Biro Komunikasi Publik Umum dan Kesekretariatan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Driszal Friyantoni menyebutkan kantor BRIN Pasuruan ditutup sejak 31 Desember 2022 lalu karena saat ini pihaknya sedang melakukan upaya sentralisasi.
Driszal mengatakan saat ini BRIN sedang mengonsolidasikan sumber daya yang ada baik dari sisi sumber daya manusia (SDM), infrastruktur hingga anggaran.
“Pasuruan tempat pengamatan atmosfer. Peralatannya ada di mana-mana juga. Itu semua karena konsolidasi, kita pusatkan di satu tempat peralatan-peralatan itu,” katanya saat ditemui Antara di Kantor BRIN, Jakarta Pusat, Jumat (3/2/2023).
Driszal menjelaskan sebelum BRIN dibentuk, infrastruktur periset ada di beragam tempat bahkan beririsan dengan kementerian/lembaga lain di suatu daerah.
Menurutnya, hal tersebut sangat tidak efisien karena utilitas atau daya guna dari sumber daya yang berjumlah sangat banyak itu menjadi rendah karena hanya digunakan oleh orang di unit tersebut.
Padahal biaya infrastruktur seperti alat-alat periset hingga biaya perawatannya sangat mahal sehingga dari sisi anggaran pun menjadi tidak efisien.
“Utilisasinya rendah sekali padahal alat itu mahal, kan sayang. Dia enggak bisa digunakan secara continue tapi sewaktu-waktu saja,” ujarnya.
Oleh sebab itu, BRIN melakukan sentralisasi dengan membangun suatu kawasan yang menjadi pusat riset dengan dilengkapi oleh alat-alat canggih.
Nantinya, jika periset akan melakukan penelitian maka mereka dapat mengunjungi kawasan tersebut seperti Observatorium Timau di Nusa Tenggara Timur (NTT) atau terkait penerbangan di Cibinong.
"Kita memusatkan, di situ kita bangun peralatan yang canggih sehingga bisa digunakan siapa pun,” katanya.
Selain itu, pemerintah pun bisa lebih memantau daya guna infrastruktur riset melalui dibangunnya kawasan tersebut karena fasilitas yang ada tidak hanya bisa digunakan oleh periset namun juga masyarakat.
Sementara untuk SDM yang sebelumnya berkantor di kantor BRIN cabang Pasuruan selanjutnya bisa bekerja melalui Co Working Space (CWS) terdekat seperti di Surabaya dan Purwodadi.
“Makanya Pasuruan itu bukan ditutup tapi kita alihkan kegiatannya ke lokasi lain, jadi lebih efektif,” ucap Driszal. [Antara]
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5846 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2566 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2209 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2194 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan