Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Gianyar Sah Pecah Jadi Tujuh Daerah Pemilihan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sesuai Peraturan KPU Bali, Kabupaten Gianyar sah pecah dapil menjadi tujuh pada pemilu 2024. Itu artinya, satu kecamatan menjadi dapil. Bahkan, perolehan kursi di DPRD Gianyar naik dari 40 kursi menjadi 45 kursi.
Ketua KPU Gianyar, Agus Tirta Suguna, menyatakan pecah dapil itu telah berproses sejak Oktober 2022 lalu. Tahapan pecah dapil dari sosialisasi, uji publik kepada partai politik.
“Dan memang pada saat proses uji publik di parpol, sebagian besar parpol menyetujui 7 dapil,” ujarnya, Sabtu (11/2).
Dikatakan, seluruh kecamatan yang menjadi daerah pemilu juga telah diberitahukan. “Kami sudah sosialisasikan inu ke masyarakat dan tokoh masyarakat,” jelasnya.
Baca juga:
TGB Maju Caleg DPR Dapil Pulau Lombok
Diakui, awalnya KPU memiliki 3 rancangan. Yaitu tetap 5 dapil, rancangan kedua 6 dapil dan ketiga adalah 7 dapil. “Kemudian KPU RI sesuai PKPU nomor 6 tahun 2023, menetapkan Gianyar menjadi 7 dapil dan 45 kursi,” jelas dia.
Adapun dapil di Gianyar, meliputi Dapil 1 Gianyar sebanyak 9 kursi; Dapil 2 Blahbatuh 7 kursi; Dapil 3 Sukawati 9; Dapil 4 Ubud sebanyak 6 kursi; Dapil 5 Payangan sebanyak 4 kursi; Dapil 6 Tegallalang sebanyak 5 kursi dan Dapil 7 Tampaksiring 5 kursi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3126 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1293 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 912 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 831 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 667 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun