Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Warga Adat: Hutan Kerinci Lokasi Kapolda Jambi Kawasan Terlarang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kawasan hutan yang menjadi lokasi pendaratan darurat rombongan Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono disebut tak bisa sembarangan dilewati. Lokasi yang berada di Desa Tamiai, Kerinci, tersebut merupakan wilayah terlarang.
"Seharusnya jalur heli kan cukup menelusuri Sungai Batang Merangin. Renah si hijau dan gunung betuah itu terlarang dimasuki sembarang orang," ujar Depati Muara Langkap, Mukhri Soni, Selasa (21/2).
Soni mengatakan perlu mengadakan proses adat untuk masuk ke kawasan hutan tersebut, yakni meminta izin dan menyiapkan prosesi adat Sirih Sekapur.
"Boleh dilewati tetapi meminta izin kepada Depati. Setelah itu disampaikan di lapangan," ujarnya.
Soni berharap para pihak yang terlibat dalam evakuasi rombongan Kapolda Jambi segera meminta izin dan mengadakan prosesi Sirih Sekapur.
"Supaya tidak terlalu lama Pak Kapolda Jambi di dalam. Nanti hujan dan kabut yang terjadi terus menerus," katanya.
Rombongan Kapolda Jambi yang terjebak di hutan Bukit Tamiai, Kerinci, Jambi masih belum bisa dievakuasi sejak helikopter mendarat darurat, Minggu (19/2). Tim SAR gabungan masih menunggu cuaca cerah di titik lokasi tersebut.
Kabid Humas Polda Jambi Mulia Prianto mengatakan kondisi lokasi rombongan Kapolda Jambi berada kembali berkabut tebal. Helikopter dari Polairud Baharkam Polri sempat ke lokasi tersebut sekitar pukul 09.00 WIB, tetapi belum bisa melalukan evakuasi.
"Cuaca masih berkabut dan tidak memungkinkan sehingga helikopter kembali ke lapangan posko untuk melakukan pengisian avtur (bahan bakar)," ujarnya.
Saat ini tim SAR gabungan masih menunggu cuaca cerah atau tidak berkabut tebal. Jika mendapatkan informasi itu, tim SAR gabungan akan langsung meluncur dengan menggunakan helikopter yang dilengkapi peralatan hoist untuk mengangkut para korban.
Para korban terpaksa menginap di tenda darurat dalam kondisi terluka. Rombongan ini dijaga dan dirawat dua tim SAR yang datang dari jalur darat, satu serta tim yang datang dari jalur udara, yang totalnya sekitar 30 orang.
Para korban kecelakaan ini, yaitu Kapolda Jambi Irjen Rusdi Hartono, Direktur Reskrimum Polda Jambi Kombes Pol Andri Ananta Yudistira, Direktur Polairud Polda Jambi Kombes Michael Mumbunan, Koorspri Polda Jambi Kompol Ayani, dan ADC Kapolda Jambi, serta 3 orang kru.(sunber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4437 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2106 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1551 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1008 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 940 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun