Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 22 September 2026
NATO Tuding Putin Sedang Siapkan Banyak Perang Selain di Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg menuding Presiden Rusia Vladimir Putin "sedang mempersiapkan lebih banyak perang" di masa mendatang.
Pernyataan itu disampaikan sebagai tanggapan atas pidato Putin hari ini, Selasa (21/2), menjelang satu tahun invasi Rusia di Ukraina.
"Satu tahun sejak dia (Putin) melancarkan invasi, kami tidak melihat tanda bahwa Presiden Putin mempersiapkan perdamaian. Sebaliknya, seperti yang dia jelaskan hari ini, dia bersiap untuk memulai lebih banyak perang,"
Putin sebelumnya mengatakan bahwa negara-negara Barat bertanggung jawab atas eskalasi konflik di Ukraina. Dia juga menuding Barat sebagai pihak yang memulai perang dengan menjadikan Ukraina sebagai proksi untuk menekan Rusia setelah mereka menolak usulan keamanan bersama yang diajukan pada Desember 2021.
Menurut Stoltenberg, Putin lah yang selama ini memulai perang. Dia juga menyebut Putin yang meningkatkan konflik di Ukraina.
"Presiden Putin yang memulai perang penaklukan kekaisaran ini. Putin-lah yang terus meningkatkan perang dengan cara ini," kata Stoltenberg seperti dikutip CNN.
Stoltenberg berujar Rusia saat ini tengah melancarkan serangan baru dan memobilisasi lebih banyak pasukan ke medan perang. Moskow juga disebut sedang mendekatkan diri dengan Korea Utara dan Iran.
Korea Utara dan Iran selama ini disebut-sebut mendukung Rusia dengan memasok senjata yang digunakan Kremlin menyerang Ukraina. Namun kedua negara kerap membantah hal tersebut.
Meski begitu, sejumlah laporan menunjukkan bahwa Korut dan Iran memang memberikan persenjataan kepada Moskow.
Dalam kesempatan itu, Stoltenberg juga menyampaikan kekhawatirannya soal China yang diduga berniat mendukung Rusia.
"Kami juga semakin khawatir bahwa China kemungkinan berencana memberikan dukungan mematikan untuk perang Rusia," ujarnya.
Dia pun menegaskan kembali dukungan negara-negara Barat untuk Ukraina, khususnya tentang pasokan senjata. Menurutnya, Berat mesti segera memenuhi janji-janji untuk memberikan alutsista itu.
"Kita harus memberi Ukraina apa yang mereka butuhkan untuk menang dan menang sebagai negara merdeka yang berdaulat di Eropa," ucapnya.
Dia kemudian melanjutkan, "Senjata-senjata utama harus tiba di Ukraina sebelum Rusia bisa memanfaatkan momentum tersebut."(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8253 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5707 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3564 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2409 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar