Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
384 Permohonan Penghargaan Atma Kerti Masuk ke Disdukcapil Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Ratusan penghargaan program Atma Kerti telah dicairkan kepada ratusan pemohon atau ahli waris setelah mengurus akte kematian keluarga yang telah minggal dunia di Kabupaten Karangasem.
Sepanjang tahun 2023 hingga 21 Februari lalu, total jumlah permohonan yang telah masuk ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Karangasem sebanyak 384 permohonan dengan jumlah yang sudah terealisasi lebih dari 200 permohonan.
"Cukup antusiasme untuk mengurus akte kematian, apalagi sekarang penghargaanya dinaikkan menjadi Rp.2 juta. Jadi nanti ahli waris harus mengurus akte kematian dahulu untuk anggota keluarga yang telah meninggal paling lambat 3 bulan setelah meninggal dunia," ujar Kadisdukcapil Karangasem, I Made Kusuma Negara, Kamis (23/2/2022).
Menurut Kusuma Negara, proses yang harus dilalui yaitu, setelah akte kematian terbit, selanjutnya ahli waris harus datang megajukan permohonan secara langsung ke Disdukcapil Karangasem.
Setelah permohonan diajukan maka akan diproses ke BPKAD, sekitar 30 hari setelah kematian pengurusan akta jika semua persyaratan sudah sesuai maka penghargaan akan dicairkan langsung secara non tunai langsung ke rekening ahli waris.
"Biasanya 5 hari kerja sudah bisa direalisasikan, tapi kadang lewat 1 sampai 2 hari karena proses di bank," terang Kusuma Negara.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2767 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun