Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
UII Belum Terima Kabar Terbaru Dosen Yang Sudah Terdeteksi di Boston
beritabali.com/cnnindonesia.com/UII Belum Terima Kabar Terbaru Dosen Yang Sudah Terdeteksi di Boston
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Universitas Islam Indonesia (UII) belum menerima kabar terbaru dari Ahmad Munasir Rifai Pratama sejak ditemukan di Boston, Amerika Serikat. Dosen informatika itu sempat hilang kontak sepulang dari Norwegia, pada Februari 2023.
"Tidak ada informasi baru, sama sekali nggak ada," kata Rektor UII Fathul Wahid ditemui di kampusnya, Sleman, Rabu (8/3).
UII sendiri selama ini hanya mengacu informasi tersaring dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk mengetahui kondisi Ahmad.
Fathul menyebut informasi dari Kemlu disampaikan langsung kepada pihak keluarga dan diketahui UII. Kampus juga harus meminta izin kepada pihak keluarga untuk menyampaikan informasi tersebut ke publik.
Menurut Fathul, komunikasi langsung kampus dan Ahmad terakhir hanya melalui balasan via surel dalam rentang waktu sang dosen ditemukan oleh Konsulat Jenderal New York di Boston, 24 Februari lalu.
Lebih lanjut, ia mengatakan UII tidak berupaya mengorek informasi lebih jauh terkait Ahmad ke pihak keluarga.
"Kan kita tidak bisa memaksa orang," ujar Fathul.
Sebelumnya dosen UII Ahmad Munasir Rifai Pratama yang sempat dinyatakan hilang kontak sepulang dari Norwegia dan ditemukan berada di Boston, AS, belum diketahui kapan kembali ke Indonesia.
Ahmad memiliki masalah kesehatan dan harus menjalani pengobatan. UII tak bisa menyampaikan penyakit yang diderita oleh Ahmad.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang