Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Makhluk Misterius Mirip Manusia Tampak di Sumatra
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ada cerita tentang makhluk misterius mirip manusia berkeliaran di Sumatra. Bahkan, makhluk itu membuat para ilmuwan penasaran.
Sebelumnya para peneliti mengidentifikasi ada empat titik potensial untuk kehidupan yang belum ditemukan yakni Brasil, Indonesia, Madagaskar, dan Kolombia. Semua negara ini terkenal karena kaya akan keberagaman spesiesnya yang belum dipelajari secara menyeluruh.
Dari beragam cerita rakyat tentang primata besar dan misterius, salah satu yang paling legendaris adalah di Indonesia.
Makhluk misterius itu disebut Orang Pendek, kera berkaki dua mirip manusia yang dikabarkan berkeliaran di pulau Sumatra, Indonesia. Penduduk setempat dan peneliti Barat melaporkan keberadaan Orang Pendek itu.
Orang Pendek disebut memiliki potensi terbaik dari semua primata misterius untuk dibuktikan keberadaannya, menurut "The Field Guide to Bigfoot and Other Mystery Primamates" (Anomalist Books, 2006).
Rekan penulis Loren Coleman, pendiri dan direktur International Cryptozoology Museum di Maine, mengatakan bahwa Orang Pendek akan sulit ditemukan tetapi merupakan makhluk yang paling ingin ia cari jika ia memiliki dana tak terbatas.
Sumatra sudah menjadi rumah bagi orangutan, kelompok kera besar yang terkenal. Primata kemerahan ini hidup di pepohonan, dan wilayah jelajahnya di Sumatra bagian utara, yang tampaknya mirip dengan tempat tinggal Orang Pendek di Sumatra bagian tengah.
"Tampaknya di mana orangutan hidup, hampir tidak ada cerita tentang mereka [Orang Pendek]," kata Serge Wich, seorang profesor biologi primata di Liverpool John Moores University Inggris yang mensurvei orangutan di Sumatra.
Wich menyarankan bahwa kisah tentang Orang Pendek adalah tentang orangutan yang dulunya hidup di selatan, jauh sebelum jangkauan mereka terbatas di utara.
Soal keberadaan Orang Pendek, Jeremy Holden seorang fotografer satwa liar lepas mengaku pernah melihat makhluk itu dengan matanya sendiri di Sumatra pada Oktober 1994.
Holden mengatakan kepada Live Science, dikutip Selasa (28/3/2023), bahwa pertemuannya terjadi tepat di dalam hutan di dalam Taman Nasional Kerinci Seblat, tempat orang-orang melaporkan telah melihat Orang Pendek.
"Makhluk itu mungkin lewat sekitar 7 meter dari saya," ujar Holden.
"Mereka berjalan dengan dua kaki. Kepalanya membelakangi saya seolah-olah sedang mendengarkan mungkin pemandu saya di belakang." imbuhnya.
Holden mengatakan Orang Pendek memiliki tingginya sekitar 1,5 m, bertubuh kekar dan ditutupi rambut warna kekuningan dari "rumput mati". Sementara Holden memiliki kamera di lehernya, dia mengatakan dia tidak mengambil foto karena dia tidak ingin makhluk itu mendengar klik kamera dan melihatnya.
"Saya tetap diam karena ada banyak emosi yang melintas di benak saya saat itu, tapi salah satu emosinya adalah ketakutan ," tuturnya.
Hewan yang paling dekat dengan apa yang dia lihat adalah siamang. Namun, dia memastikan tidak mungkin salah melihat jika itu benar siamang.
Holden sedang berwisata saat ia melihat Orang Pendek pada 1994. Pada tahun 1995, ia mulai mencari bukti Orang Pendek dengan serius dalam proyek penelitian tiga tahun yang didanai oleh Fauna & Flora International (FFI), badan amal konservasi yang berbasis di Inggris.
Holden mengatakan dia terus mencari Orang Pandek sejak proyek penelitian FFI berakhir. Meski gagal memotret Orang Pendek, ia telah menemukan spesies yang sebelumnya tidak diketahui sains, termasuk Nepenthes holdenii yaitu sebuah spesies tumbuhan karnivora sejenis kantong semar.(sumber: cnbcindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3886 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2842 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2042 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1992 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun