Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Piala Dunia U-20 Batal di Indonesia, Potensi Diversifikasi Wisatawan di Bali Hilang
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pelaku pariwisata di Bali ikut menyuarakan dampak batalnya gelaran Piala Dunia U-20 di Indonesia.
Ketua Aliansi Pelaku Pariwisata Marginal Bali, Wayan Puspa Negara mengatakan event tersebut semula diharapkan dapat memberi multiplier effect khususnya percepatan recovery pariwisata Bali yang baru tumbuh sekitar 36,4 persen.
Sejatinya kalangan pariwisata di Bali berharap banyak dari event Piala Dunia U-20 karena kehadiran turis asing dari 24 negara peserta tentu memberi diversifikasi turis bagi Bali, terutama saat memasuki high season.
“Pelaksanaan Piala Dunia U-20 ini mejadi momentum yang penting buat pariwisata kita karena kita proyeksi banyak penonton dari Piala Dunia akan datang menyaksikan di Bali,” tutur Wayan Puspa Negara, Kamis (30/3/2023).
Wayan Puspa Negara menjelaskan peningkatan angka kunjungan wisatawan dari negara peserta Piala Dunia U-20 tentu mengerek okupansi hotel berbintang maupun non berbintang yang saat ini berkisar antara 33 hingga 49 persen yang diprediksi meningkat sekitar 70 hingga 80 persen.
"Belum lagi length of stay ribuan suporter bola dari berbagai negara peserta selama 20 hari penyelenggaraan event tersebut tentu memberikan pendapatan yang tidak sedikit bagi Negara," katanya.
Multiplier effectnya, kata dia, bukan hanya sebatas lonjakan okupansi tempat akomodasi wisata maupun angka kunjungan turis semata, tapi sorotan media internasional terhadap event tersebut tentu menjadi promosi yang luar biasa bagi indonesia khususnya Bali dalam memperkuat kembali branding Bali sebagai salah satu tujuan pariwisata dunia.
Usai pencoretan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 yang rencananya digelar di 6 kota pada 20 Mei-11 Juni 2023, stakeholder pariwisata Bali memprediksi akan ada dampak yang luar biasa terhadap angka kunjungan wisatawan.
Baca juga:
Sandiaga Singgung Kerugian Sektor Pariwisata Andai Indonesia Batal Gelar Piala Dunia U20 2023
Meski Pemerintah Provinsi Bali optimistis target 4,5 juta wisatawan mancanegara sepanjang 2023 akan tetap tercapai, namun potensi untuk mendatangkan lebih banyak turis asing terutama dari diversifikasi wisman tentu menjadi pekerjaan yang sulit bagi seluruh stakeholder pariwisata di Pulau Dewata.
Apalagi Indonesia akan memasuki tahun politik sehingga wisatawan mancanegara akan lebih selektif memilih destinasi wisata yang akan dikunjungi. (sumber: okezonenews)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7998 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5645 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2391 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan