Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Bupati Meranti Kena OTT KPK, Pernah Sebut Kemenkeu Iblis
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Operasi tangkap tangan (OTT) KPK menangkap Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil. Sosok Bupati Meranti Muhammad Adil pernah jadi perhatian publik di akhir 2022 lalu.
Salah satu yang jadi perhatian adalah Muhammad Adil yang melontarkan pernyataan kalau Kementerian Keuangan diisi oleh 'setan dan iblis'. Adil menyinggung soal pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) minyak dan gas bumi dari Kepulauan Meranti yang dinilai tidak sesuai.
Adil nyatanya juga pernah jadi perhatian Mendagri Tito Karnavian saat ada agenda Rapat Koordinasi di Riau, dan Adil jadi satu orang yang hadir. Alasannya, Adil tengah membahas anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kepulauan Meranti.
Masih dalam lingkup DBH, Adil ternyata pernah mengancam angkat senjata dan pindah negara selain menyebut isi Kemenkeu iblis dan setan. Itu juga diikuti dengan usulan pencopotan izin pengeboran minyak di Kepulauan Meranti, karena menurutnya pembagiannya tidak adil.
Bupati Meranti Muhammad Adil membuat pernyataan yang menghebohkan dengan menyebut Kementerian Keuangan sebagai iblis dan setan.
Hal itu diungkapkan karena Muhammad Adil merasa kecewa dengan Kementerian Keuangan terkait Dana Bagi Hasil (DBH) yang dianggapnya tidak adil.
Dia mempertanyakan Dana Bagi Hasil (DBH) Migas dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Pendapatan dan Belanja Daerah se-Indonesia, bertempat di Menara Dang Merdu Bank Riau Kepri Syariah Pekanbaru, Kamis (8/12/2022).
Muhammad Adil menjelaskan pada tahun 2022, Meranti menerima Dana Bagi Hasil sebesar Rp114 miliar dengan hitungan harga minyak 60 dollar AS per barel. Kemudian, dalam pembahasan APBD tahun 2023 sesuai pidato Presiden Jokowi, harga minyak dunia naik menjadi 100 dollar AS per barel.
"Tapi kenapa minyak kami bertambah, liftingnya naik, duitnya makin sedikit. Bagaimana perhitungan asumsinya, kok naiknya cuma Rp 700 juta," ungkap Bupati dikutip dari laman merantikab.go.id. (sumber: liputan6.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3312 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan