Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 18 September 2026
Gelombang Panas di India, 13 Orang Tewas Usai Hadiri Acara Pemerintah
beritabali.com/cnnindonesia.com/Gelombang Panas di India, 13 Orang Tewas Usai Hadiri Acara Pemerintah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sedikitnya 13 orang meninggal dunia akibat tersengat gelombang panas usai menghadiri salah satu upacara penghargaan kenegaraan di Maharashtra, India, pada Minggu (16/4).
Seorang pejabat polisi kota mengonfirmasi jumlah korban itu. Selain itu, sekitar 50 hingga 60 orang juga dirawat di rumah sakit di Navi Mumbai, kota tempat upacara digelar.
CNN melaporkan jumlah total korban terpaan suhu dahsyat itu diyakini jauh lebih tinggi karena banyak warga diduga sudah mencari perawatan medis di daerah tempat tinggal masing-masing.
Kasus ini terjadi ketika lebih dari satu juta orang mengikuti upacara untuk Maharashtra Bhushan, sebuah penghargaan sipil yang diberikan oleh pemerintah negara bagian, pada Minggu.
Acara itu dihadiri Menteri Dalam Negeri Amit Shah, yang memuji masyarakat karena berani menantang suhu 42 derajat Celsius demi datang ke upacara di luar ruangan tersebut.
Suhu di negara bagian India itu belakangan memang sedang tinggi-tingginya. Pada Minggu, suhu di Maharashtra tercatat mencapai 38 derajat Celsius.
Pemerintah negara bagian menyatakan bakal memberikan 500 ribu rupee atau setara Rp90 juta sebagai kompensasi kepada keluarga korban.
Pemerintah juga bakal menanggung biaya pengobatan para korban yang dirawat, demikian keterangan Kepala Menteri Maharashtra, Eknath Shinde.
Kementerian Meteorologi India memperkirakan suhu di kawasan tersebut bakal tetap tinggi selama pekan ini.
Di India, gelombang panas biasanya terjadi antara Maret dan Juli. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, suhu panas kian intens dengan durasi yang lebih sering dan panjang.
Tahun lalu, India bahkan pernah mengalami gelombang panas mengerikan, di mana suhu di sebagian negara itu mencapai 49 derajat Celsius pada Mei.
Kemudian pada Juli, negara Asia Selatan itu mencatat 24 kematian akibat gelombang panas, seperti dilaporkan Reuters.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5560 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3487 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2344 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan